Pembangunan Pagar Pohon Beringin di Alun-Alun Lumajang Dibatalkan

Pohon beringin di Alun-Alun Lumajang.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Rencana pembangunan pagar pembatas yang artistik di seputar pohon beringin di Alun-Alun Lumajang nampaknya dibatalkan. Karena anggaran yang disiapkan sekitar 130 juta tersebut akan digunakan untuk penambahan rumput di sekitar pohon beringin.

“Bangunan sipil yang mengitari pohon beringin akan kita hilangkan, baik yang di atas maupun yang di bawah. Semua itu nanti diganti rumput saja,” tutur Kabid Pemeliharaan dan Lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lumajang, Gunawan Eko Priantoro kepada jatimhariini.co.id, Selasa (9/8/2022).

Bacaan Lainnya

Hal itu dilakukan untuk menambah area resapan air, sehingga tidak sampai mengganggu pertumbuhan pohon beringin yang hidup untuk kedua kalinya itu.

Lanjutnya, anggaran tersebut nantinya tidak hanya untuk pengadaan rumput, tetapi juga untuk biaya perencanaan, pengawasan dan pelaksanaan, serta biaya umum lainnya. Saat ini, wacana tersebut masih dalam proses perencanaan dan penyesuaian anggaran.

Pohon beringin yang menjadi ikon Lumajang itu, nantinya tidak diberi pembatas atau pengaman di sekelilingnya. Walau begitu, masyarakat diharapkan bisa saling mengingatkan agar tidak ada yang mengganggu pohon tersebut.

“Pohon itu tetap dibiarkan seperti itu, hanya dirapikan dan diberi pupuk. Di sekitarnya nanti kita beri tulisan-tulisan larangan menginjak rumput,” katanya.

Bangunan air mancur yang mengitari pohon beringin juga akan disingkirkan dan diganti rerumputan. Apalagi alat air mancur tersebut sudah lama tidak berfungsi, bahkan sebelum pohon beringin itu terbelah jadi 3 bagian.

“Tidak ada paving, jadi langsung rumput. Sehingga ketika hujan, air bisa dengan mudah terserap dan menjadi nutrisi bagi pohon beringin,” jelasnya.

Sebelumnya, Kepala DLH, Dra. Hertutik, MSi, berencana memprioritaskan perbaikan bangunan di seputar pohon beringin karena sebagai sentra dari apa yang ada di Alun Alun. Yang mana perbaikan itu dilakukan dengan membuat pagar pembatas di sekitar pohon beringin.

Pagar pembatas tersebut akan dibuat seartistik mungkin. Sehingga memiliki nilai tersendiri dan lebih ikonik.

“Pagarnya nanti kita buat kesan klasik, batu batanya kita tonjolkan dengan sentuhan yang lebih artistik. Masih kita konsultasikan ke ahlinya dulu,” ungkap Hertutik beberapa waktu lalu. (rus/fit)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60