Sengkarut Pengelolaan TKD, ini Pengakuan Mantan PJ Kades Klatakan Tanggul Jember

Jember, Jatim Hari Ini – Tanah Kas Desa (TKD) merupakan aset desa dan pendapatan asli desa yang dikelola oleh pemerintah desa. Namun faktanya tidak semua pemerintah desa maupun kades definitif begitu menjabat kepala desa ( Kades) ;langsung dapat mengelola TKD.

Seperti yang terjadi di Pemerintah Desa Klatakan , Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember, Kades ini semenjak menjabat tanggal 17 Desember 2021 hingga sskarang belum mengelola TKD tersebut.

Bacaan Lainnya

Ketika Awak media ini konfirmasi kepada mantan PJ Kades Klatakan Wiwit Widianto di ruang kerjanya terkait TKD Klatakan, Wiwit menjelaskan bahwa sejak ia menjabat sebagai PJ Kades Klatakan diakui menyewakan TKD yang 6,5 hektare (5/8/22).

“Saat saya menjabat TKD yang 6,5 hektare dokumennya ada , tapi yang 47,5 bukan saya yang menyewakan,” ujar Wiwit Widianto yang akrab disapa H Wiwit.

Wiwit menjelaskan,saat akan diperdeskan posisi TKD seluas 47,5 hektare sudah disewakan. SementaraTKD seluas 6,5 hektare yang ia sewakan, Pemerintah Desa Klatakan mendapatkan uang sebesar Rp 97,500 juta, di tambah pula hasil kompen kepada penyewa sebesar Rp 150 juta , jadi total yang didapat Pemdes Klatakan Rp 247.500 juta.

“Jadi dari 54 hektar hanya Rp 247.500.000 yang masuk ke rekening , lainnya saya tidak tahu , karena saya menjabat PJ di sana TKD yang 47,5 hektare sudah disewakan,” terangnya.

Wiwit menuturkan bahwa kompensasi tersebut tidak menambah masa sewa tapi menaikkan harga sewa.

“Kalau masa tebang tetap 2021/2022, tapi komponen itu menaikkan harga sewa, tapi tidak maksimal,” bebernya. Wiwit pun menegaskan jika dirinya diminta untuk klarifikasi, kapanpun ia siap.

“Semua itu untuk kegiatan desa bukan pribadi saya, tapi kalau inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) sudah, karena sering ketemu baik secara formal maupun informal,’ Imbuhnya. .

Sementara itu Kades Klatakan definitif Ali Wafa menjelaskan bahwa pada tanggal 21 Desember 2021 pihaknya bersama BPD , Sekdes dan perangkat desa lainnya mendatangi lokasi TKD .

“Lengkap dengan fotonya, dan waktu itu umur tanaman masih kecil, itu saya pupuk juga, bahkan dalam waktu dekat saya akan pasang banner , pemberitahuan bahwa tanah kas desa sepenuhnya dikelola kades definitif,” pungkasnya. (muji/tok/teja)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60