Diduga Pekerjakan 29 Wanita Sebagai PSK, Mucikari Asal Lumajang Ditangkap Polda Jatim

Konferensi pers Polda Jatim ungkap kasus perdagangan orang.
banner 468x60

Surabaya, Jatim Hari Ini – Seorang mucikari asal Desa Sumbersuko, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang ditangkap pihak Polda Jatim.

Perempuan berinisial NS (41) alias Mami Ambar itu diamankan Unit III Renakta Subdit IV Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim karena diduga telah melakukan tindak pidana perdagangan orang.

Bacaan Lainnya

banner 300250

Diduga ada 29 wanita yang menjadi korban yang diperajakan sebagai PSK. Bahkan 6 diantaranya adalah anak di bawah umur.

“Korban berjumlah 29 orang. 23 perempuan dewasa dan 6 orang masih tergolong dibawah umur,” kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan.

Lanjutnya, penangkapan ini bermula saat NS menawarkan pekerjaan  melalui Facebook untuk dijadikan LC atau pemandu lagu di pulau Bali dengan gaji besar. Yakni antara Rp RP 10 juta hingga Rp 15 juta per bulan.

Unggahan NS ini pun membuat para korban tertarik kemudian mendatangi NS di rumahnya, di Lumajang.

Namun sampai di Lumajang, para korban tidak dijadikan sebagai LC seperti yang dijanjikan. Melaikan korban dipekerjakan sebagai PSK di rumahnya dengan tarif Rp 200 ribu.

Kemudian, kasus ini mencuat saat salahsatu korban berusaha kabur dari rumah NS dengan cara melompat pagar tembok belakang.

Setelah berhasil keluar, dalam kondisi penuh luka korban menghubungi travel menuju Surabaya. Dibantu warga, korban kemudian melaporkan nasib yang menimpanya ke Polrestabes Surabaya.

Berangkat dari laporan itu, Polrestabes Surabaya terus berkoordinasi dengan Subdit IV Renakta Direskrimum Polda Jatim terus menggerebek rumah NS.

“NS berhasil diamankan di rumahnya Selasa (16/112021) sekira pukul 00.30 WIB,” ucap Pol Gatot Repli Handoko.

Polisi juga melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan mengamankan 29 perempuan. Juga diamankan uang tunai Rp. 5.670, 1buku tamu, 1 boks kondom, 10 buah kondom bekas pakai, 6 lembar legalisir KK, 4 buah pelumas, dan 1 unit mobil merk Luxio Nopol B 1175 CYB.

Sementara 6 korban yang masih tergolong dibawah umur dibawa ke Shelter PPT Provinsi Jatim Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya untuk menjalani perawatan dan pemulihan kesehatan.

“23 korban dewasa diamankan di kantor Dinas Sosial Kabupaten Kediri untuk dilakukan pembinaan,” ungkapnya.

Dia menambahkan, NS dijerat pasal 2 junto pasal 17 UURI Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

“Dipidana hukuman  penjara paling lama 15 Tahun dan paling singkat 3 Tahun dan denda Rp. 120.000.000 dan paling banyak Rp.600.000.000,” pungkasnya. (tar/red)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60