Inspektorat Kabupaten Malang Terima Dumas Dugaan Penyelewengan DD/ADD di Beberapa Desa

banner 468x60

Malang, Jatim Hari Ini – Kepala Desa (Kades) Tulusbesar, Kecamatan Tumpang ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang, diduga akibat ketidakpahaman penggunaan Dana Desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

Kemudian ada juga pengaduan masyarakat (dumas) Inspektorat Kabupaten Malang yang melaporkan beberapa desa yang diduga melakukan penyelewengan atau melanggar aturan DD/ADD.

Bacaan Lainnya

banner 300250

“Ada beberapa dumas yang diberikan kepada kami, dan kami saat ini masih mendalami ada tidaknya kerugian negara atas dumas tersebut, artinya ada beberapa desa,” kata Inspektur Kabupaten Malang, Tridiyah Maistuti, saat ditemui Gedung DPRD Kabupaten Malang (24/11/2021).

Lanjutnya, berdasarkan audit Inspektorat Kabupaten Malang, jika kerugian negara itu bersifat administrasi dan sudah dikembalikan menurut hukum administrasi perkara tersebut sudah selesai.

“Menurut hukum administrasi, Kades yang bermasalah dalam penggunaan DD/ADD dan sudah dikembalikan itu sudah selesai perkaranya. Tapi jika berdasarkan undang-undang Tipikor (Tindak Pidana Korporasi) dalam pasal 3 nya, pengembalian kerugian keuangan negara tidak menggugurkan pidananya tentu melalui proses pedalaman atau penyidikan,” ujarnya.

Sedangkan, untuk perkara Kades Tulusbesar, pihaknya berharap, sesegera mungkin untuk mendapatkan kepastian atas kasus dugaan korupsi tersebut.

“Setelah kita mendapatkan surat penahanan, memastikan bahwa  Kades Tulusbesar, maka akan diproses untuk pemberhentian sementara. Dalam rangka menjaga kondusivitas di desa itu harus ditunjuk pelaksana tugas sampai mempunyai kekuatan hukum,” pungkasnya. (adi)

banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60