Komunitas dan Pilar Sosial di Malang Bantu Pasutri Tidak Mampu

Warga tidak mampu mendapatkan bantuan.

Malang, Jatim Hari Ini – Warga bersama Komunitas dan Pilar Sosial di Malang bersinergi membantu pasangan suami istri tidak mampu. Yakni Taseri dan Siamah, warga Jalan Janti V Malang.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Sukun, Ario Rachmono Menurut Ario, Taseri terjatuh dan menyebabkan sobek di bagian kepala. Para tetangga mencari bantuan, kemudian mereka membawa ke Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah Malang untuk mendapatkan pertolongan.

Bacaan Lainnya

Kepedulian masyarakat terhadap dampak pandemi dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat semakin meningkat, pasangan yang tidak dikaruniai anak dan harus berjuang keras untuk hidup di tengah kota yang keras dan diselimuti pandemi Covid-19.

Di UGD rumah sakit, luka Taseri mendapat jahitan. Namun, karena tidak punya biaya, hanya dengan kartu KIS, dan gotong royong warga, dia meminta segera pulang. Taseri pun tidak sempat mendapatkan obat.

“Keterangan dari Sri Wilujeng, adik bungsu Siamah yang merawat kesehatan mereka berdua, Taseri dalam kondisi bagus. Namun, Siamah tetap terbaring dan belum bisa turun dari ranjang karena stroke,” lanjut Ario.

Kondisi tersebut membuat warga tergerak. Salah satu warga menghubungi Komunitas Peduli Asli Malang, yang kemudian datang memberikan bantuan beras, susu, dan sembako lainnya.

Beberapa hari lalu, Ario beserta relawan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Kartina dan Devan, berkesempatan turun ke lapangan untuk melihat situasi dan administrasi bantuan sosial lainnya.

“Menurut adik klien, pasutri ini merupakan penerima bantuan PKH dan menerima beras setiap bulan,” jelas Ario. (ian)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60