Hasil PPKM Darurat di Lumajang Bisa Terlihat 10 Hari Lagi

Pembatasan mobilitas selama PPKM Darurat di Lumajang.

Lumajang, Jatim Hari Ini –  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali kini memasuki hari ketujuh.

Sejumlah kalangan menyebut, PPKM Darurat belum membawa perubahan dalam menekan laju penularan covid-19 di Lumajang. Diketahui, kasus positif Covid-19 dan kematian harian terus meningkat.

Bacaan Lainnya

Sekretaris Daerah Lumajang, Agus Triyono mengatakan, terkait evaluasi, bahwa kasus konfirmasi positif masih naik turun dan belum stabil.

Jadi PPKM Darurat yang berupa pengetatan kegiatan masyarakat itu, hasilnya akan terlihat dalam waktu 10-15 hari kedepan.

“Tidak bisa dilhat hasilnya dalam waktu 1 atau 2 hari,” ungkapnya saat dikonfirmasi Jatimhariini.com.

Disisi lain, dia menjelaskan pemadaman Penerangan Jalan Umum (PJU). Yang mana itu, merupakan salah satu upaya untuk mengurangi/membatasi aktivitas masyarakat guna mencegah kerumunan (berkumpul).

“Jika masyarakat tidak banyak yang keluyuran (mobilitas tidak mendesak) mestinya akan dengan sendirinya berkorelasi positif terhadap menurunnya tindak kejahatan di jalan,” jelasnya.

Sementara itu, Agus mengungkapkan bila aparat kepolisian sudah melakukan langkah-langkah antisipatif (tanggap).

“Pemadaman PJU (penerangan jalan umum) juga rekomendasi aparat keamanan (POLRI),” pungkasnya. (ted)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60