Peningkatan Program Inovasi Pelayanan Pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek

Kantor BPN Kabupaten Trenggalek. (@bpn_trenggalek1)

Bermula dari tuntutan masyarakat kepada pemerintah akan terbentuknya pemerintahan yang bersih, akuntabel dan transparan, mendorong pemerintah untuk segera melakukan perubahan terhadap penyusunannya demi mewujudkan tata pemerintahan yang lebih baik (Good Governance).

Untuk saat ini, pelayanan publik yang ada di Indonesia meliputi beberapa bidang, salah satunya adalah di bidang pertanahan. Sebagai instansi pemerintah yang bertanggung jawab dalam hal pertanahan, Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek memiliki peranan penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal.

Bacaan Lainnya

Untuk meningkatkan pelayanan pertanahan di Kabupaten Trenggalek, Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek merumuskan program inovasi pelayanan yang dikenal dengan Layanan Rakyat Sertifikat Tanah (LARASITA).

LARASITA ini bediri guna meningkatkan pelayanan di bidang pertanahan dan sebagai solusi dari masyarakat dalam mempermudah pengurusan sertifikat tanah dengan cepat, mudah, transparan, akuntabel, serta menghindarkan dari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

 

Inovasi program pelayanan sertifikat tanah melalui LARASITA ini ditinjau dari tipologi sektor publik yang melalui aspek program inovasi metode pelayanan. Program inovasi metode pelayanan yang dihasilkan dari LARASITA ini yaitu Layanan Jemput Bola.

Layanan Jemput Bola merupakan layanan kantor bergerak yang dilakukan oleh pihak Kantor Pertanahan dalam memberikan pelayanan secara tepat di lapangan sama seperti halnya yang dilakukan di Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek.

Tujuan berdirinya layanan jemput bola ini yaitu untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus proses sertifikasi tanah dan untuk menyentuh daerah-daerah yang tidak terjangkau dari Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek, yang mana sebagian besar keberadaan masyarakatnya jauh dari perkotaan.

Jadi, dengan adanya layanan jemput bola ini maka masyarakat tidak perlu lagi datang ke Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek, akan tetapi dari pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek yang akan datang secara langsung ke masyarakat guna memberikan pelayanan di bidang pertanahan yang salah satunya yakni pendaftaran pertama kali untuk pembuatan sertifikat tanah.

Sehingga hal ini akan membuat masyarakat tidak perlu lagi bolak-balik ke Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek dalam membuat sertifikat tanah.

 

Dalam pengimplementasian LARASITA ini, mengenai prosedur atau langkah yang dilakukan oleh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pertanahan tidaklah sulit, berbelit-belit, ataupun lama, melainkan tergantung dari kesiapan dan pemahamahan masyarakat.

Namun pada kenyataannya, terkadang masih ada saja tanggapan dari masyarakat dalam mengurus sertifikat tanah itu terlalu berbelit-belit dan lama. Hal itu karena, data masyarakat yang mereka serahkan pada Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek mengenai pengurusan sertifikat tanah masih belum lengkap.

Untuk itu, guna memperoleh pelayanan pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek harus melalui prosedur atau langkah yang sudah dibuat dari pihak Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah masyarakat harus mengajukan surat permohonan ke Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek. Kemudian, menunggu respon ataupun balasan dari Kantor Pertanahan Kabupaten Trenggalek untuk menjawab permintaan dari masyarakat.

Setelah itu, dalam proses sosialisasi yang dilakukan oleh Tim LARASITA akan diberitahukan mengenai syarat-syarat pendaftaran yang harus dipenuhi, tarif biaya yang ditanggung dan lama waktu proses pembuatannya.

Proses sosialisasi yang dilaksanakan ini bisa mencapai sekitar seminggu satu kali, tetapi tergantung dari pemahaman dan kesiapan dari masyarakat.

 

Selain mengenai prosedur atau langkah yang harus dilakukan oleh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan pertanahan, hal yang perlu diperhatikan juga adalah terkait sarana dan prasarana serta kompetensi yang harus dimiliki oleh petugas pemberi layanan LARASITA.

Dimana sarana dan prasarana layanan LARASITA ini merupakan kebutuhan untuk menunjang kinerja petugas dalam memberikan pelayanan pertanahan kepada masyarakat. Dengan kelengkapan sarana dan prasarana dalam pelaksanaan LARASITA akan memberikan rasa kenyamanan tersendiri bagi pemberi layanan ataupun petugas yang bertugas.

Sehingga masyarakat pun juga akan merasakan kepuasan dalam pelayanan pertanahan yang diberikan, khususnya dalam pengurusan sertifikasi tanah. Selain itu, dalam hal kompetensi juga perlu diperhatikan.

Karena, petugas pelayanan atau Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor terpenting dalam memegang keberhasilan pelaksanaan sebuah proses atau program yang ada.

Sehingga, dalam memberikan sebuah pelayanan di dalam ruang lingkup suatu organisasi pemerintahan, Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki harus cukup dan memadai, karena kurang bagusnya kualitas yang terjadi pada Sumber Daya Manusia (SDM) atau petugas pelayanan maka akan berpengaruh atau menghambat proses pelayanan itu sendiri.

 

Jadi, dengan adanya LARASITA yang sifatnya lebih proaktif ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengurus sertifikat tanah yang lebih mudah, efektif, efisien, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Selain itu, dalam meningkatkan pelayanan sertifikat tanah melalui program LARASITA juga diharapkan dapat mendongkrak dan memperbaiki citra Kantor Pertanahan dalam memberikan pelayanannya di bidang pertanahan. (*)

*Penulis: Zeyromita Oversi Bolanitan (Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60