MUI Lumajang Himbau Perayaan Idul Adha Dilakukan Dalam Skala Kecil

Ketua MUI Lumajang, H. Achmad Hanif.

Lumajang, Jatim Hari Ini – MUI Lumajang menghimbau salat Idul Adha dan penyembelihan hewan dilakukan dalam skala lebih kecil, untuk mencegah terjadinya kerumunan selama PPKM darurat berlangsung.

Lebih jauh Ketua MUI Lumajang, KH. Achmad Hanif menyampaikan, salat Idul Adha bisa dilakukan dalam lingkup keluarga atau pun dilakukan sendiri di rumah. Apabila hal itu dipandang lebih maslahah (lebih baik/aman) tidak dilakukan berjama’ah dalam jumlah besar.

Bacaan Lainnya

Khawatir jika dilakukan salat berjamaah dalam jumlah besar akan menimbulkan masalah yang lebih besar lagi. “Tidak ada masalah jika salat ied dilakukan sendiri. Jika jama’ah ada 4 orang, salahsatu bisa menjadi khotib,” tutur Achmad Hanif ketika ditemui jatimhariini.com, Selasa (6/7/2021).

Sedangkan untuk pelaksanaan penyembelihan qurban, Ia menghimbau masyarakat agar bekerja sama dengan rumah penyembelihan hewan. Dan pelaksanaannya dilakukan pada hari tasrik, yaitu tanggal 21, 22 dan 23 Juli.

“Lebih baik lagi, daging qurban langsung didistribusikan ke rumah-rumah,” imbuhnya.

Sementara Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lumajang memberi keleluasaan untuk mengikuti anjuran Pemerintah. Namun jika ada yang melaksanakan salat Ied agar tidak melakukan publikasi, seruan ajakan atau pun memasang banner. Dengan catatan, pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Untuk pelaksanaan penyembelihan hewan qurban, H. Suharyo AP selaku Ketua PD Muhammadiyah mengatakan, dana pembelian hewan qurban yang dikumpulkan pihaknya itu akan disetorkan kepada Lazismu. Kemudian, daging qurban tersebut dikemas dalam kaleng siap saji yang bisa didistribusikan setiap saat.

“Langkah ini lebih efektif dan tidak menimbulkan kerumunan. Apalagi makanan kaleng ini bisa bertahan dalam waktu lebih lama, juga bisa didistribusikan ke wilayah terdampak bencana,” pungkasnya. (rus)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60