Dindag Lumajang Sebut Naiknya Harga Pakan Ayam karena Bahan Baku Bergantung Impor

Peternakan ayam di Lumajang.

Lumajang,  Jatim Hari Ini – Dinas Perdagangan Lumajang menyebut, naiknya harga pakan ayam karena bahan bakunya banyak bergantung dari impor.

Kepala Bidang Perdagangan Hisbulloh Hadi Kurniawan mengungkapkan, naiknya harga pakan ayam didominasi dari pabrikan yang mendatangkan bahan baku dari luar negeri.

Bacaan Lainnya

“Mungkin dari impor itu, bikin pakan harganya tinggi,” ungkapnya saat dihubungi Jatimhariini.com Senin,(06/07/2021).

Selain pakan pabrikan, jagung juga mengalami kenaikan harga. Namun Hisbulloh menepis terkait kelangkaan jagung. Menurutnya hanya stok bahan saja yang berkurang. Namun dia membenarkan ada kenaikan harga jagung yakni Rp 1000 perkilogram.

“Suplai hanya berkurang, jadi harga jagung jadi naik di lapangan,”tuturnya.

Ia menjelaskan, banyak faktor yang mempengarui hal itu. Misal karena produksi yang menurun atau belum masa panen akibat kebutuhan jagung di pasar terbatas.

Terlebih diketahui jagung merupakan komoditas segar yang tergantung pada petani.

“Ini kebetulan belum masa panen, tapi Insyaallah akhir juli ini menurut informasi dari Dinpert.Lumajang akan memasuki musim panen,” jelas Hisbulloh.

Selain itu, Ia berharap kenaikan harga jagung yang berimbas pada harga telur itu diprediksi hanya sementara. Apalagi, petani jagung lokal akan segera memasuki masa panen.

“Pasokan jagung akan lebih banyak dan diharapkan segera mengoreksi harga lebih terjangkau bagi para peternak telur di Lumajang,” pungkasnya. (ted)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60