SIPRAJA, Sistem Pelayanan Publik dari Pemkab Sidoarjo Sebagai Bentuk Usaha dalam Mewujudkan Reformasi Birokrasi di Bidang Pelayanan Publik

SIPRAJA

Di masa pandemi covid-19 ini, pemerintah gencar mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, serta menjauhi kerumunan agar terhindar dari virus mematikan tersebut.

Dampak dari penerapan protokol kesehatan ini tidak hanya dirasakan oleh masyarakat yang terbatasi ruang geraknya namun juga dirasakan oleh pihak pemerintah dalam menjalankan pemerintahannya baik di pemerintah pusat maupun daerah.

Bacaan Lainnya

Hal ini tentu membuat tugas-tugas pemerintah selama masa pandemi semakin meningkat, salah satunya harus tetap memberikan pelayanan publik yang prima kepada masyarakat disamping ketatnya aturan terkait penerapan protokol kesehatan demi mendukung terwujudnya reformasi birokrasi yang baik.

 

Reformasi birokrasi sendiri merupakan usaha pemerintah dalam melakukan pembaharuan atau perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah sehingga diharapkan bisa menjadi pemerintahan yang baik atau Good Governance.

Adapun tujuan dari dilakukannya reformasi birokrasi ini adalah untuk mewujudkan sistem pemerintahan yang baik, serta didukung dengan sumber daya aparatur yang berintegritas tinggi, produktif, dan mampu melayani masyarakat secara prima dalam upaya meningkatkan kepercayaan publik.

 

Oleh karena itu, untuk tetap mendukung terwujudnya reformasi birokrasi dalam pelayanan publik selama pandemi ini, seluruh Pemerintah Daerah di Indonesia dimana salah satunya adalah Provinsi Jawa Timur tentu membuat inovasi-inovasi baru terkait pelayanan publik agar masyarakat tetap bisa mendapatkan apa yang menjadi kebutuhannya.

Inovasi-inovasi yang dikeluarkan adalah layanan berbasis E-government dimana masyarakat bisa mendapatkan pelayanan hanya dengan mengakses sebuah aplikasi. Hal ini selain memudahkan masyarakat tentu ada sisi positif lain yaitu dapat meminimalisir kerumunan orang di suatu tempat sehingga tidak terjadi pelanggaran protokol kesehatan.

 

Salah satu daerah yang membuat inovasi tersebut adalah Kabupaten Sidoarjo. Di Sidoarjo ada sebuah aplikasi yang merupakan inovasi pelayanan publik dari Pemkab Sidoarjo yang diberi nama SIPRAJA singkatan dari Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo. Dimana aplikasi ini dapat diakses oleh seluruh masyarakat baik dari desa/kelurahan, serta kecamatan yang masih berada di wilayah Kabupaten Sidoarjo.

 

Aplikasi ini memang bukan inovasi terbaru yang dikeluarkan Pemkab Sidoarjo, namun aplikasi yang diluncurkan pada tahun 2019 ini terbukti memberikan kemudahan bagi warga Sidoarjo terutama dalam memperoleh layanan administrasi kependudukan di masa pandemi covid-19, sehingga dapat dikatakan bahwa aplikasi Sipraja ini juga berkontribusi dalam mewujudkan reformasi birokrasi pelayanan publik di Sidoarjo selama pandemi ini berlangsung.

Adapun pelayanan yang diberikan terdiri atas 3 tipe pelayanan yang terbagi atas 22 layanan yang seluruhnya merupakan Pelayanan dan Perijinan dan juga bisa di cetak secara mandiri oleh masyarakat.

 

Selama kurang lebih 2 tahun berjalan, sistem pelayanan berbasis aplikasi ini telah membantu banyak masyarakat dalam mendapatkan dokumen-dokumen administratif tanpa perlu datang ke kantor instansi terkait.

Selain itu, untuk berkas yang sudah valid akan dikirim via pos dalam waktu kurang dari 1 minggu. Tentu sistem ini tidak luput dari kekurangan-kekurangan yang timbul selama penerapannya.

Terbukti masih ada beberapa masyarakat yang mengeluh terkait layanan yang diberikan melalui Sipraja ini, misalnya bagian pas foto yang tidak ada ketengan resolusi serta background yang harus digunakan, opsi pecah KK di menu surat pengantar KK belum ada, bahkan ada masyarakat yang merasa bahwa layanannya sangat berbelit sehingga harus disederhanakan lagi.

 

Hal ini menunjukkan bahwa Pemkab Sidoarjo  memiliki keseriusan dalam mendukung reformasi birokrasi di Lingkungan Kabupaten Sidoarjo yang mana ditunjukkan dengan meluncurkan Sistem Pelayanan Rakyat Sidoarjo (SIPRAJA) sebagai bagian dari usaha meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Bahkan ternyata inovasi ini tidak hanya memudahkan masyarakat dalam memperoleh dokumen administratif namun juga dengan adanya inovasi layanan Sipraja ini Pemkab Sidoarjo berhasil mencegah terjadinya kerumunan orang yang umum terjadi saat pengurusan dokumen di suatu instansi pemerintah.

Meski masih ada beberapa kekurangan pelayanan berbasis aplikasi ini terbukti mampu memberikan pelayanan yang mudah dan cepat bagi masyarakat Sidoarjo. Oleh karena itu, kedepannya diharapkan Pemkab Sidoarja segera membenahi apa saja yang dikeluhkan masyarakat dan juga dapat meluncurkan inovasi-inovasi lain yang dapat mendukung terwujudnya reformasi birokrasi yang baik terutama di Lingkungan Kabupaten Sidoarjo. (*)

 

*Penulis: Annisa Amatul Bilath (Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60