PPKM Mikro Darurat Akan Diterapkan di Lumajang Mulai Besok

Pers Rilis rencana PPKM Mikro Darurat di Lumajang.

Lumajang, Jatim Hari ini – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Darurat akan dilaksanakan di Jawa dan Bali. Lumajang pun tentunya ikut menerapkan kebijakan yang diberlakukan pada 2-20 Juli 2021 tersebut.

Bupati Lumajang Thoriqul Haq mengatakan, pihaknya siap mengikuti kebijakan yang telah diumumkan pemerintah pusat. Untuk membatasi kegiatan pada sejumlah sektor, termasuk pusat perbelanjaan hingga restoran.

Bacaan Lainnya

“Bahwa pusat perbelanjaan seperti mall, wisata, rumah ibadah akan ditutup sementara,” katanya saat pers rilis, Kamis (01/07/2021).

Dalam kesempatan itu, dibacakan 15 aturan yang diterapkan dalam PPKM Darurat untuk memperketat aktivitas di Pulau Jawa dan Bali;

1. Untuk sektor non-essential diwajibkan bekerja dari rumah (WFH) bagi 100 persen pekerjanya.

2. Kemudian seluruh kegiatan belajar maupun mengajar dilakukan secara daring (online).

3. Lalu untuk sektor essential, diberlakukan 50 persen maksimum staf Work From Office (WFO) namun dengan protokol kesehatan ketat.

4. Selanjutnya, kegiatan pada pusat perbelanjaan, mall atau pusat perdagangan maksimal buka sampai jam 20.00 WIB.

5. Restoran dan rumah makan pun hanya menerima pesanan delivery maupun take away.

6. Pelaksanaan kegiatan konstruksi di tempat konstruksi maupun lokasi proyek beroperasi 100 persen, dengan penerapan protokol kesehatan yang lebih ketat.

7. Tempat ibadah serta tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditutup sementara.

8. Fasilitas umum meliputi area publik, taman umum, tempat wisata dan area publik lainnya ditutup sementara.

9. Lalu kegiatan seni dan budaya, olah raga serta sosial kemasyarakatan yang dapat menimbulkan keramaian juga ditutup sementara.

10. Transportasi umum seperti kendaraan umum, angkutan, taksi konvensional dan online, serta kendaraan sewa diberlakukan dengan pengaturan kapasitas maksimal 70 persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

11. Kemudian untuk resepsi pernikahan hanya dihadiri maksimal 30 orang dengan menerapkan protokol kesehatan lebih ketat dan tidak diizinkan untuk makan di tempat. Namun makanan tetap dapat disediakan dengan wadah tertutup untuk dibawa pulang.

12. Untuk pelaku perjalanan yang menggunakan moda transportasi jarak jauh seperti pesawat, bis dan kereta api harus menunjukkan sejumlah dokumen.

13. Satpol PP Pemerintah Daerah, TNI, Polri agar melakukan pembatasan yang ketat terhadap PPKM, terutama terkait poin 3 yang berkaitan dengan sektor esensial dan kritikal.

14. Penguatan Testing, Tracing dan Treatment (3T) perlu terus diterapkan.

15. Pencapaian target vaksinasi sebesar 70 persen dari total populasi pada kota maupun kabupaten prioritas, paling lambat Agustus 2021.

Terpisah, Ketua DPRD Lumajang Anang Syaifudin menyebut, PPKM Darurat ini bisa menekan laju penyebaran Covid-19 yang kini mengalami lonjakan.

“Apa yang dilakukan pemerintah sangatlah efektif, karena hari ini yang paling krusial harus segera di tangani,” ujarnya. (ted)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60