Aqua Sosialisasi Pengembangan Ekonomi Masyarakat di Pasuruan Melalui Program LED 2021

Kick off meeting pelaksanaan program LED 2021 oleh AQUA Keboncandi di Pendopo Desa Tenggilisrejo.

Pasuruan, Jatim Hari Ini – Meski pandemi Covid-19, tidak menjadi penghalang PT. Tirta Investama Plant Keboncandi untuk menjalankan komitmen perusahaan terhadap pengembangan ekonomi masyarakat sekitar perusahaannya.

PT. Tirta Investama Plant telah menggelar kegiatan Kick Off Meeting sebagai awal dari pelaksanaan program Local Economic Development (LED). Bertempat di Balai Desa Tenggilisrejo Kecamatan Gondangwetan, Rabu (30/6/2021).

Bacaan Lainnya

Sosialisasi LED itu dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Gondangwetan, Winongan serta Pemdes Keboncandi, Tenggilisrejo dan Pemdes Mendalam juga kader PKK dan Karang Taruna.

Hari Wicaksono selaku Manager AQUA Keboncandi menyampaikan, program sosial perusahaan telah diinisiasi sejak tahun 2009. Dengan terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.

Lanjutnya, pengembangan ekonomi masyarakat menjadi bagian dari community development yang merupakan program berkelanjutan. Dengan tujuan menumbuh kembangkan dan meningkatkan kemandirian masyarakat secara ekonomi. Melalui  kewirausahaan berbasis potensi kearifan lokal sekitar yang bertujuan perusahaan dapat maju dan sejahtera bersama masyarakat.

“Berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait menjadi kunci keberhasilan program pengembangan ekonomi masyarakat dan kami optimis bisa,” ucapnya.

Hari Hijroh Saputra selaku Camat Gondangwetan pun menyambut baik inisiasi yang dilakukan AQUA Keboncandi dalam mendukung program pembangunan desa sekitar.

Dia menyampaikan bahwa pemerintah desa maupun masyarakat harus memanfaatkan peluang program ini dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan livelihood masyarakat.

Apalagi secara geografis didukung oleh sumberdaya air yang melimpah, sehingga banyak hal yang bisa dilakukan salah satunya dengan usaha produktif perikanan.

Hari juga mendorong pemuda desa untuk aktif dan berinovasi membangun perekonomian desa dengan potensi-potensi lokal yang ada. Akan tetapi dalam implementasinya tidak hanya serta merta berdasarkan ide atau gagasan sepihak. Melainkan juga harus dikuatkan oleh baseline data yang mencerminkan potensi dan kebutuhan komunitas atau masyarakat di setiap desa.

“Ingat ya bahwa program harus bersinergi dengan program pemerintah setempat baik di tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten,” serunya.

Terpisah Musmin Nuryandi sebagai Program Manager menyampaikan program tahun 2020 telah terbentuk 5 Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang menjalankan budidaya perikanan lele di Desa mendalan.

Program di tahun ini Musmin berharap bisa terbentuk kelompok usaha produktif perikanan yang lebih massif di wilayah sekitar perusahaan.

Selain ketersediaan sumberdaya usaha perikanan juga didukung ketersediaan pasar yang potensial di Kabupaten Pasuruan.

“Dinas perikanan bersama YSII siap memberikan pendampingan teknis bagi Koperasi, UMKM agar bisa berkembang dan mandiri,” ujarnya. (zein)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60