Proyek Jalan Watestani-Sanganom Pasuruan Diduga Tidak Sesuai Spesifikasi

Hermali Wijaya, salahsatu pegiat Lembaga Swadaya Masyarakat saat melihat proses pengerjaan Jalan Watestani-Sanganom.

Pasuruan, Jatim Hari Ini – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Kabupaten Pasuruan menggelontorkan dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk pembangunan Jalan Watestani-Sanganom (DAK Reguler) di Kecamatan Nguling.

Dana yang dianggarkan untuk pembangunan tersebut mencapai Rp 3,2 miliar. Pengerjaan dilakukan oleh PT. Liman jaya Trans Mix dengan konsultan pengawas PT. Elemen Tiga Tiga.

Bacaan Lainnya

Namun Lembaga Swadaya Masyarakat Garda Nusantara Kabupaten Pasuruan menduga pembangunan jalan itu tidak sesuai dengan spesifikasi.

“Proyek yang mereka kerjakan kami ragukan kualitasnya dari spesifikasi yang seharusnya, yaitu kesesuaian pengerjaan dengan RAB desain,” ungkap Andre Eka Prasetya, Rabu (30/6/2021).

Menurutnya, tahapan-tahapan pengerjaan dari awal terus dipantaunya hingga selesai atau PHO (penyerahan pekerjaan pada dinas).

“Secara visual kita lihat di lapangan material yang dihampar, kita nilai tidak masuk gradasinya. Karena material clas masih banyak terlihat batu bulatnya,” terang Andre seraya menunjukan foto pengaspalan dan mengukur ketebalan aspal di beberapa titik.

“Kita juga pantau pengerjaan Tembok Penahan Tanahnya (TPT) dan sudah kita kumpulkan foto foto pemasangan batu, campuran PC nya hingga penggalian pondasinya,” lanjutnya.

Kondisi pembangunan jalan.

Pihaknya juga akan melayangkan surat pada Dinas PU Binamarga Kabupaten Pasuruan untuk minta salinan RAB desain proyek ini.

“Tidak menutup kemungkinan nantinya juga kita akan layangkan surat permintaan monev (monitoring dan evaluasi) hasil pengerjaan proyek Jalan Watestani-Sanganom yang memakai DAK Reguler ini pada Badan pemeriksa keuangan (BPK) RI. Sebagai supervisi pembinaan atau pengawasan yang dilakukan oleh Dinas PU Binamarga sendiri,” pungkasnya.

Hal senada juga diungkapkan aktivis Pasuruan Timur, Hermali Wijaya yang juga aktif di LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Pihaknya akan turut mengawal setiap pekerjaan atau proyek-proyek yang memakai anggaran negara, khususnya di wilayah Pasuruan Timur.

“Apalagi saya sendiri warga Nguling, saya pastikan untuk mengawal proyek ini hingga selesai dan penyerahan nantinya agar sesuai dengan spesifikasi teknis dan RAB desainnya,” ungkap pria berkumis ini dengan wajah serius.

Sementara pihak Dinas PU Binamarga sudah berusaha dikonfirmasi oleh Jatimhariini.com terkait ini. Namun Cahyo, salahsatu kepala bidang di Dinas PU Binamarga belum bisa memberikan jawaban. Dia akan meneruskan hal ini ke pejabat terkait.

“Saya teruskan dulu mas pada pejabatnya,” balasnya via whatsaap. (zein)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60