Tingwe, Jadi Solusi Hemat bagi Perokok di Masa Pandemi

Joni Volker dan tempat usaha tembakaunya ketika didatangi Jatimhariini.com.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Ngelinting dewe (tingwe) alias menggulung tembakau dengan kertas secara mandiri menjadi fenomena baru di masa pandemi.

Dulu tingwe identik dengan kalangan tertentu. Namun kini tingwe mulai diminati banyak kalangan. Tak terkecuali anak-anak muda.

Bacaan Lainnya

Tingwe disebut jadi solusi hemat bagi perokok di masa pandemi. Ditambah harga rokok yang terus mengalami kenaikan.

Salah satu penjual tembakau di Lumajang, Joni Volker menyampaikan, ada peningkatan jumlah pembeli tembakau dibandingkan sebelum pandemi.

“Saya melihat, ekonomi menurun saat pandemi Covid-19, misalnya penghasilan Rp 5 juta menjadi Rp 2 juta. Sementara bagi perokok, untuk berhenti sulit. Untuk itu kita tawarkan, solusi hematnya tembakau,” ungkapnya pada Jatimhariini.com, Selasa (29/6/2021).

Lanjutnya, dirinya menyediakan hingga 45 varian tembakau. “Jadi para perokok memilih sesuai seleranya, namun dengan tanda petik hematnya itu yang kita kejar,” ujar pemilik Toko Tembakau Super di Jalan Brigjen Katamso tersebut.

Tembakau yang dijualnya tak hanya dari Lumajang atau Jawa Timur saja. Namun juga dari Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat, hingga Aceh.

Joni Volker pun mengakui, omzet penjualannya selama pandemi ini meningkat. “Kalau omzet bisa naik hingga 50 persen,” terangnya.

Bahkan dia telah membuka outlet tembakaunya di sejumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Lumajang. “Targetnya di 21 kecamatan ada outlet Tembakau Super,” pungkasnya. (cho)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60