Undang Penyanyi Terkenal, Kerumunan di Graha Surya Mahameru Lumajang Jadi Sorotan

Acara di Gedung Graha Surya Mahameru mengundang penyanyi terkenal.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Kasus Covid-19 khususnya di Lumajang sedang mengalami lonjakan akhir-akhir ini. Namun di sisi lain, kegiatan kemasyarakatan yang melibatkan banyak massa nampaknya bebas dilaksanakan.

Contohnya, terlihat adanya kerumunan dalam acara yang digelar di Gedung Graha Surya Mahameru Lumajang. Acara yang digelar klinik kecantikan tersebut mengundang penyanyi sekaligus youtuber terkenal asal Yogyakarta, Tri Suaka.

Bacaan Lainnya

Video dan foto kerumunan acara itu tersebar di media sosial. Utamanya di grup whatsapp. Spontan, hal itu menjadi sorotan berbagai kalangan. Informasi yang diterima Jatimhariini.com, acara tersebut digelar Sabtu (26/6/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Lumajang sekaligus Jubir Satgas Covid-19 Lumajang, dr. Bayu Wibowo ketika dikonfirmasi, membenarkan adanya acara di Graha Surya Mahameru tersebut. Namun dr. Bayu menyebut, tidak terlihat gerombolan massa dalam acara itu.

“Ini bukan konser, namun seperti hajatan ulang tahun Klinik Elmoist, dengan mungkin undangan terbatas. Gambar tidak terlihat gerombolan massa. Semua duduk makai masker, organ tunggal ya,” ungkapnya pada Jatimhariini.com, Senin (28/6/2021).

“Kegiatan sejenis juga banyak, misal hajatan, pertemuan rapat, dan kegiatan lainnya,” tambahnya.

Lanjutnya, jika mendatangkan penyanyi maupun organ tunggal dalam pertemuan masih diperbolehkan.

“Konser atau pertunjukan kesenian yang melibatkan banyak orang masih belum boleh. Namun, pertunjukan kesenian boleh digelar tetapi dengan pembatasan,” terangnya.

Terpisah, Kasat Intel Polres Lumajang AKP Hari Akriyanto ketika dikonfirmasi melalui Kasi Yanmas Aiptu Yogi menyampaikan, pihaknya tidak mengeluarkan izin acara tersebut.

“Jika kegiatannya seni budaya, rekomnya dari Disparbud dan dilengkapi izin dari Satgas Covid-19,” jelas Aiptu Yogi ketika ditemui di ruang kerjanya.

Tidak dikeluarkannya ijin dari Polres Lumajang karena pemohon tidak melengkapi berkasnya dengan surat rekomendasi dari Satgas Covid-19. Menurutnya, jika acaranya tidak terlalu besar, mengurus ijinnya cukup di tingkat kecamatan saja.

“Yang tidak mengeluarkan ijin itu dari Satgas, bukan dari Polres,” tegasnya.

Aiptu Yogi juga menyampaikan, jika acara yang dibubarkan oleh petugas selama ini, selain belum mengantongi ijin juga melanggar protokol kesehatan.

Sementara Ketua Satgas Covid-19 Lumajang Agus Triyono dimintai keterangan soal ini menjelaskan, mekanisme untuk berkegiatan perizinan masyarakat merupakan kewenangan kepolisian sebagaimana peraturan Bupati nomor 31 tahun 2020.

“Ada beberapa permohonan rekomendasi yang diajukan masyarakat ke gugus tugas. Ada yang diberi rekom, ada juga yang tidak diberi rekom,” jelasnya saat dihubungi Jatimharini.com.

Agus menegaskan, rekomendasi kegiatan tentu diberikan setelah yang bersangkutan bisa menyampaikan SOP dalam berkegiatan.

“Sekali lagi, terkait perizinan kegiatan masyarakat menjadi kewenangan kepolisian,” tegasnya.

Sedangkan pihak penyelenggara acara di Gedung Graha Surya Mahameru itu masih belum berhasil dikonfirmasi oleh Jatimhariini.com. (rus/ted/cho)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60