Petugas Turunkan Banner dan Cabut Tanaman di Lahan PT Kalijeruk

Penurunan banner di sekitar PT Kalijeruk.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Petugas gabungan terdiri dari Polres Lumajang, Satpol PP dan TNI mengamankan kegiatan penurunan banner dan pencabutan tanaman kopi tanpa ijin di lahan perkebunan PT. Kalijeruk, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Kamis (24/6/2021).

Kasat Sabhara, AKP Jauhar Ma’arif kepada jatimhariini.com menyampaikan, ada sekitar 100 personil yang diterjunkan untuk melakukan pengamanan tersebut. Selain mengamankan, pihaknya juga membantu proses penertiban banner liar dan pencabutan bibit kopi.

Bacaan Lainnya

“Banner dan bibit kopi yang ada langsung kita amankan,” ungkap Kasat Sabhara.

Direktur PT. Kalijeruk, Mayo Walla menyampaikan bahwa pihaknya sudah memperpanjang HGU sampai tahun 2043. Sebelum HGU itu habis pada tahun 2018, sejak awal tahun 2013 pihaknya sudah mengurus perpanjangan itu.

“Jadi langsung nyambung, sebelum HGU lama habis HGU yang baru sudah turun,” tutur Mayo kepada jatimhariini.com ketika ditemui di kantornya.

Sehingga, apabila ada yang melakukan penanaman di lahan PT. Kalijeruk, hal itu termasuk sebuah pelanggaran. Dan bisa diproses secara hukum.

“Penanaman bibit kopi dan pemasangan banner itu tanpa ada ijin dari kita, itu yang ditertibkan oleh pihak berwenang hari ini,” jelas Mayo.

Lanjutnya, tanaman yang ditanam oleh oknum LSM itu di lahan yang dalam proses peremajaan. Yaitu, lahan yang sebelumnya ditanami kakao, karena sudah tua akhirnya ditebang. Kemudian ditanami tanaman tebu untuk mengembalikan unsur hara tanah.

“Istilah peremajaan itu tidak boleh ditanami tanaman yang sama, sehingga kita tanami tebu. Ketika musim hujan tiba, baru kita tanami kakao lagi,” jelasnya lagi.

Untuk mencegah erosi tanah selama proses peremajaan lahan, pihaknya sudah mengantisipasi dengan menanam tanaman keras di tepian lahan, sekaligus sebagai pembatas lahan.

Disinggung terkait kabar jika sebagian lahan perkebunan tersebut dikelolah oleh pihak ketiga, Mayo menyatakan jika hal itu tidaklah benar. “Tidak ada, kita kelolah sendiri itu,” pungkasnya. (rus)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60