Ruas Jalan Provinsi di Kabupaten Kediri akan Diperlebar

Petugas PU Bina Marga Jatim saat melakukan survei dan pengukuran jalan yang akan dilebarkan di kabupaten Kediri.

Kediri, Jatim Hari Ini – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Jawa Timur akan melakukan pelebaran jalan di ruas jalan provinsi Jatim yaitu di Kabupaten  Kediri, yakni di Link 170 (Pulorejo – Bts. Kabupaten Kediri Pare) dan Link 171 ( Pulorejo – Bts. Kabupaten Kediri Kandangan).

Kasubbag Tata Usaha UPT PJJ Mojokerto, Pranoto Adiwiyoto, SE, MM dikonfirmasi, Jumat (18/6/2021) mengatakan sebelum proses pelebaran Jalan ini pihak PU Bina Marga Jatim sudah melakukan rakor bersama PT KAI Daop 7 Madiun dan pabrik Gula Tjoekir PTPN X, serta juga pihaknya sudah melakukan survei lapangan.

Bacaan Lainnya

“Dari hasil rakor itu, diketahui bahwa sebagian dari eks. jalur kereta api saat ini sudah dipergunakan sebagai jalur lalu lintas jalan sekitar satu meter. Kemudian, terdapat dua bidang asset milik PG Tjoekir yang dimanfaatkan untuk pelebaran jalan pada Link 171: Pulorejo – Bts. Kab. Kediri (Kandangan),” katanya.

Karena itu, baik pihak KAI maupun PTPN X meminta pihak DPU Bina Marga Jatim untuk mengirimkan surat permohonan pemanfaatan aset. Kemudian, dituangkan dalam perjanjian atau MOU. Setelah itu, ditindaklanjuti dengan survey bersama pada tanggal 09 juni 2021 dalam rangka persiapan pembangunan pelebaran jalan tersebut.

Adapun dari hasil survey tersebut, didapatkan berbagai fakta yaitu bahwa sebidang tanah Pabrik Gula Tjoekir PTPN X yang berada di ruas Link 171 ( Pulorejo – Bts. Kab. Kediri Kandangan) di KM. Jomb. 20 + 800 diketahui tidak terdampak dengan adanya pelebaran Jalan.

Kemudian riwayatnya Pabrik Gula Tjoekir PTPN X memiliki jalur kereta angkut tebu (Lori) tersebut bukan milik Asset Pabrik akan tetapi hanya menyewa pada pihak ketiga. Lalu, PT. KAI memiliki eks jalur kereta api di ruas Link 170: Pulorejo – Bts. Kab Kediri (Pare) dan Link 171: Pulorejo – Bts. Kab. Kediri (Kandangan) dengan lebar variatif, yakni sekitar 6 – 10 M untuk track lurus, sedangkan untuk Jalur tikungan PT. KAI memiliki lebar sekitar 15 – 25 M.

Saat survey juga dilaksanakan penandaan terhadap tanah PT. KAI yang dipakai jalan provinsi. Kemudian,dilakukan sinkronisasi data GPS terhadap tanah asset PT. KAI dengan jalan provinsi, sehingga didapatkan kearukatan data. Serta, dilanjutkannya koordinasi Pihak UPT. PJJ Mojokerto dengan Pabrik Gula Tjoekir PTPN X di Madiun terkait sinkronisasi data GPS terhadap tanah asset PT. KAI.

“Hasil survey lapangan telah dituangkan dalam berita acara survey lapangan bersama, dan telah ditandatangani ketiga belah pihak. Kami harap, rencana pelebaran kedua ruas jalan ini bisa berjalan dengan lancar, serta dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya para pengguna jalan,” pungkasnya. (pri)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60