Pembelajaran Tatap Muka di Lumajang Segera Dilaksanakan, Sekolah Wajib Prioritaskan Keselamatan

Program Sinau bareng di Lumajang.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Lumajang segera dilakukan. Rencananya mulai dilaksanakan pertengahan Juli mendatang. Atau tepanya di tahun ajaran baru.

Pihak Dinas Pendidikan Lumajang menegaskan, dalam PTM tersebut, sekolah wajib memprioritaskan keselamatan siswa dan guru. Protokol kesehatan perlu diperketat, untuk mengantisipasi Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Maka dari itu, penting untuk diingat bahwa kesempatan pembukaan sektor pendidikan ini harus dijaga stabilitasnya secara hati-hati,” kata Kepala Dinas Pendidikan Lumajang, Drs. Agus Salim, Rabu (16/6/2021).

Lanjutnya, PTM akan dilakukan secara terbatas. Ada sejumlah aturan prokes yang harus ditaati. Diantaranya kapasitas jumlah orang dalam kelas, tidak boleh lebih dari 50 persen dari kapasitas

Sebelum kegiatan PTM dimulai, seluruh sekolah juga harus menyiapkan sarana dan prasarana prokes.

“Kesiapan sarana dan prasarana fasilitas sekolah itu penting guna mendukung PTM, seperti tempat cuci tangan, hand sanitezer hingga pembatas antar meja di kelas,” kata saat di hubungi Jatimhariini.com.

Tak hanya itu, apabila ada orang tua yang tak mengizinkan anaknya untuk sekolah tatap muka, hal itu diperbolehkan, dan sekolah harus memfasilitasinya dengan tetap belajar jarak jauh (daring).

“Keputusan untuk membuka kembali sekolah tidak harus dilakukan serentak. Namun, bisa dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing satuan sekolah,” tegasnya. (ted/fit)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60