Jelang Idul Adha, Penyebaran Kasus Antraks di Tulungagung Perlu Diantisipasi

Komisi B DPRD Jatim Iwan Zunaih.

Tulungagung, Jatim Hari Ini – Jelang perayaan Idul Kurban 1442 H, di Kabupaten Tulungagung ditemukan kasus  27 hewan ternak mati secara mendadak. Berdasarkan hasil uji laboratorium, diketahui jika seekor sapi yang mati tersebut dinyatakan positif antraks.

Maka itu Komisi B DPRD Jatim meminta kepada Pemprov Jatim melalui dinas terkait supaya  mengambil langkah antisipasi agar kasus antraks di Kabupaten Tulungagung tidak menyebar ke daerah-daerah lain di Jatim.

Bacaan Lainnya

“Apa yang terjadi di Tulungagung harus benar-benar jadi perhatian Disnak,  apalagi ini sudah hampir Idul Adha, jadi jangan sampai menyebar kemana-mana, harus diantisipasi dan dilokalisir,” pinta Gus Iwan sapaan akrab Iwan Zunaih saat dikonfirmasi, Senin (14/6/2021).

Pertimbangan lainnya, berdasarkan kejadian di Tulungagung, penyakit Antraks memiliki potensi penularan yang sangat besar, bahkan juga bisa menular ke manusia.

“Makanya Disnak Jatim dan Disnak Kabupaten/Kota harus melakukan upaya untuk memastikan  hewan kurban di Jatim benar-benar sehat,” tegas Gus Iwan yang juga anggota komisi B DPRD Jatim ini.

Selain itu, menantu dari pengasuh Ponpes Sunan Drajat Lamongan  ini juga meminta Disnak segera  melakukan tracing dan pengendalian kesehatan ternak kurban yang ada di Jatim ini.

“Jangan pandemi Covid-19 belum berakhir, Jatim bertambah masalah lagi, tentu akan menambah beban masyarakat,” ujarnya. (put)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60