Tindak Lanjuti Catatan BPK, Dinas Pendidikan Lumajang akan Lebih Tertib Lagi

Kepala Dinas Lumajang Agus Salim.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Dinas Pendidikan Kabupaten Lumajang Lumajang akan berusaha lebih tertib lagi dalam penyusunan laporan. Hal itu setelah adanya catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Lumajang 2020.

Dalam catatan BPK disebutkan, pengelolaan kas di bendahara pengeluaran pembantu Dinas Pendidikan dan Bendara Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada lembaga sekolah tidak tertib.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Pendidikan Lumajang Agus Salim menjelaskan, pihaknya telah memperbaiki catatan BPK itu, kemudian telah diserahkan ke Kemendikbud. Tak hanya itu, Ia juga secara langsung mendatangi setiap korwil untuk melakukkan Bimtek dengan kepala kekolah.

“Dengan temuan BPK tersebut, agar mereka bisa melakukan tertib administrasi sesuai dengan juknis, sehingga tidak terulang temuan BPK seperti tahun 2020 kemarin,” katanya saat dikonfirmasi Jatimhariini.com, Selasa (14/06/2021)

Agus menegaskan, akan menggerakan semua pengawas yang ada di Dindik, baik SD maupun SMP. Untuk melakukan monitiring dan evaluasi BOS di sekolah-sekolah.

Kemudian, untuk evaluasi kedepannya, pihaknya akan menjadikan rekomendasi BPK tersebut sebagai dasar untuk melakukan pembinaan-pembinaan ke sekolah-sekolah.

“Saya juga tidak bosan mengingatkan serta bersurat pada Kepala Sekolah perihal transparasi anggaran di Sekolah, supaya dipajang di depan sekolah,” tuturnya.

Diketahui, penerima Bos Reguler dari Kemendikbud di Lumajang ada 559 SD, 70 SMP, dan sejumlah sekolah swasta.

“Untuk sekarang penerimaan dari dana Bos Kemendikbud tidak melalui Pemkab tetapi langsung dikirim ke rekening sekolah,” pungkasnya. (ted)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60