Pemerintah Berencana Terapkan PPN untuk Sembako

Ilustrasi sembako. (pixabay)

Jakarta, Jatim Hari Ini – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berencana terapkan pajak pertambahan nilai (PPN) pada sembako atau kebutuhan pokok.

Rencana itu sudah tertuang dalam draf RUU KUP (Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan). Dalam draf itu ada penghapusan pasal soal sembako yang tidak dikenai PPN.

Bacaan Lainnya

Rencananya ada 11 jenis sembako yang akan dikenakan PPN. Yakni beras, gabah, jagung, sagu, kedelai, garam, daging, telur, susu, buah-buahan, dan sayur-sayuran.

Untuk PPN yang dikenakan, rencananya paling rendah 5 persen dan paling tinggi 15 persen.

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo melalui twitter menyebut, RUU KUP itu akan dibahas dan disahkan.

“Ini masih terus dikaji, dipertajam, dan disempurnakan. Pada waktunya akan dibahas dengan DPR,” ujarnya. (red)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60