Belum Maksimal, Baru Terpasang 40 CCTV Desa di Lumajang

Bupati Lumajang ketika meninjau tayangan CCTV yang terpasang di desa-desa.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Bupati Lumajang Thoriqul Haq menargetkan tiap desa di Lumajang minimal ada 15 CCTV. Namun saat ini hanya 8 desa yang sudah memasang CCTV.

Itupun di 8 desa tersebut masih belum maksimal. Hanya ada 5 CCTV di masing-masing desa. Atau total baru 40 CCTV Desa.

Bacaan Lainnya

Desa yang sudah memasang CCTV itu diantaranya Labruk Kidul, Grati, Kebonsari, Sukorejo, Dorogowok, Sukosari Kunir, Kalidilem, dan Banyuputih Lor.

Ada sejumlah kendala yang dialami dalam pemasangan CCTV itu. Diantaranya karena terkendala jaringan internet. Sehingga tangkapan CCTV yang terpasang di desa-desa belum optimal.

Untuk mengatasi itu, Pemkab Lumajang berencana menggunakan antena radio sebagai alternatif. Sehingga terkoneksi dari desa ke Dishub maupun ke Polres Lumajang. Semua pihak yang terkoneksi juga bisa melakukan pemantauan secara real time.

Thoriqul Haq menyampaikan, ada beberapa tayangan CCTV yang terpasang di desa masih memiliki kualitas rendah.

Rendahnya kualitas tayangan tersebut dikarenakan jaringan internet yang ada di desa juga rendah. Sehingga apabila dilihat melalui ruang kontrol, CCTV belum bisa memperlihatkan tayangan yang real time.

“Dari penjelasan teknisinya tadi, CCTV yang buram itu karena jaringan internet yang kurang baik. Meskipun kamera yang digunakan sama,” ujarnya ketika meninjau ruang pengendalian Area Traffic Control System (ATCS) bersama Forkopimda di kantor Dishub Lumajang, Rabu (9/6/2021).

Pihaknya pun akan melakukan evaluasi. Hal itu dilakukan sebagai acuan untuk pemasangan CCTV berikutnya. “Akan kita cek lagi CCTV yang ada di desa, apakah memang jaringannya atau ada hal lain,” tegasnya.

Targetnya di Lumajang ada 1.000 CCTV yang terpasang.  “Anggaran pemasangan dan pengadaan CCTV sudah clear di masing-masing desa. Semoga 1.000 CCTV bisa terealisasi di tahun ini,” pungkasnya. (rus)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60