Bagus Setyo Nugroho Bukan Lagi Sebagai Wadir CV Adhi Djojo

Suasana persidangan sengketa pengusaha tambang di Nganjuk.

Nganjuk, Jatim Hari Ini – Direktur CV Adhi Djojo Muhamad Burhanul Karim dan Komisaris CV Adhi Djojo Mulyadi merasa lega.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri Melalui informasi elektronik E-Court telah mengumumkan Amar Putusan Gugatan Perkara Nomor: 148/Pdt.G/2020/PN Gpr, Selasa (8/5/2021).

Bacaan Lainnya

Amar putusanya menyatakan, menolak provisi penggugat dan menyatakan gugatan penggugat tidak dapat diterima (N.O/Niet Ontvankelijk Verklaard).

Melalui kuasa hukumnya, Prayogo Laksono,SH MH sangat mengapresiasi putusan majelis hakim tersebut. Karena menurutnya majelis hakim sudah sangat obyektif didalam menganalisa perkara ini.

Atas putusan tersebut, pihaknya menganggap gugatan yang dituduhkan kepada klienya dalam perkara ini adalah gugatan yang mengada–ada belaka. Serta tidak mampu dibuktikan oleh penggugat, dalam hal ini Bagus Setyo Nugroho.

“Selain itu, dikuatkan pula dalam amar putusan tersebut, majelis hakim juga mengabulkan salah satu eksepsi yang pernah kami ajukan. Diantaranya tentang kewenangan kopetensi relatif, gugatan eror in persona, gugatan kurang pihak serta, gugatan penggugat kabur (obscuur lible),” katanya.

Selain itu, dengan ditolaknya permohonan provisi penggugat, Bagus Setyo Nugroho pun kini bukan lagi sebagai Wadir CV Adhi Djojo.

Sementara, Kuasa hukum dari Bagus Setyo Nugroho, Hariono SH ketika dikonfirmasi Jatimhariini.com, tidak berani berkomentar terkait ini.

Maaf saya tidak berani berkomentar apa-apa sebab saya sebagai penasehat saudara Bagus, sudah dicabut, jadi gak berwenang komentar apa-apa,” tandasnya saat dihubungi via seluler. (dhanny)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60