1.321 CJH Kabupaten Kediri Batal Berangkat Tahun Ini

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Kediri A.Zuhri.

Kediri, Jatim Hari Ini – Sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 Tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Haji Pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H / 2021 M.

Salah satu alasan  yang mendasar demi menyelamatkan masyarakat, khususnya calon jemaah haji Indonesia, dikarenakan pandemi Covid-19 belum berlalu. Belum lagi, Kerajaan Arab Saudi hingga saat ini belum mengundang Indonesia untuk membahas dan menandatangani Nota Kesepahaman tentang persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 H/2021 M.

Bacaan Lainnya

Kepala Kementrian Agama Kabupaten Kediri A.Zuhri kepada wartawan mengatakan, bahwa untuk pembatalan keberangkatan haji tahun ini dirasakan tidak hanya calon jamaah haji (CJH) Kabupaten Kediri.

Tetapi, juga dirasakan CJH seluruh Indonesia tidak bisa memberangkatkan tahun ini. Kalau kita kembalikan kepada Al-Qur’an, karena semua yang mengatur Allah SWT.

Menurutnya kalau ada masyarakat yang menyampaikan bahwa Kemenag tidak serius dalam menangani CJH. Ia menegaskan, bahwa Kemenag sudah serius terbukti sudah melakukan seluruh persiapan.

Salah satunya persiapan terkait pesawat, hotel-hotel dan lauk pauknya untuk jamah haji yang dikirim dari Indonesia ke Saudi Arabia harus melalui MoU.

Lanjut Zuhri untuk kuota calon jamaah haji  Kabupaten Kediri sebanyak 1.321 Calon Jamaah Haji, tapi kami sampaikan kepada calon jamaah haji terkait pembatalan pemberangkatan dengan melakukan sosialisasi kepada calon jamaah haji di wilayah Kabupaten Kediri.

Ia juga menghimbau kepada CJH agar tetap bersabar. Jika nanti  bisa berangkat atau tidak semuanya kita serahkan kepada Allah SWT.

“Kalau ada CJH yang sudah mendaftar seandainya meninggal dunia sebelum berangkat, mudah-mudahan CJH tersebut tetap menjadikan haji yang mabrur,”ucapnya.

Zuhri juga menghimbau kepada calon jamaah haji kalau tidak ada kebutuhan urgent tidak usah ditarik, karena itu sebagian dari biaya haji. “Namun, sampai saat ini belum ada yang menarik dana haji tersebut,” tutupnya.

Sementara itu, Kholiq Nawawi selaku Kasi Haji Kemenag Kabupaten Kediri mengatakan, terkait KMA 660/2021 bahwa Pemerintah RI membatalkan pemberangkatan haji untuk tahun 2021 dengan berbagai alasan yang semuanya sudah memahami karena situasi global.

“Kami dari Kemenag Kabupaten Kediri tentu menyikapi dengan secara bijak, terukur dan bisa beradaptasi dengan masyarakat yang sangat menantikan keputusan ini. Karena keputusan Pemerintah terkait pembatalan ini merupakan pil pahit bagi siapapun termasuk kita selaku aparatur Kemenag,” katanya.

Menurutnya dengan munculnya KMA Nomor 660 Tahun 2021, kita akan melakukan sosialiasi dengan semua stakeholder yang ada di Kabupaten Kediri. Dari jumlah calon jamaah haji tahun 2021  sebanyak 1.321 orang.

“Jika ada calon jamaah haji mau mengambil tabungannya dipersilahkan, tetap akan kita layani. Dalam Minggu ini Kemenag akan melaksanakan sosialisasi kepada para calon jamaah haji, stakeholder, KBIH, IPHI, Pemda, Imigrasi dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri,” ucapnya.

Ia menghimbau agar para CJH tidak terpancing dengan janji-janji oknum yang mengaku bisa memberangkatkan haji tahun ini. Abaikan saja kalau ada yang mengaku bisa memberangkatkan.

“Karena hanya aparatur Kemenag yang sudah teruji yang bisa memberangkatkan CJH untuk menunaikan rukun Islam yang kelima ini,” tutup Kholiq. (pri)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60