Viral Surat Sekda Nganjuk Keliru Stempel Dinkes, Begini Penjelasan Sekda

Sekda Nganjuk, Mukhamad Yasin.

Nganjuk, Jatim Hari Ini – Surat edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk bernomor 445/1357/411.303/2021 yang salah stempel menjadi viral di media sosial. Sekda Nganjuk, Mukhamad Yasin kepada Jatimhariini.com pun memberikan klarifikasi.

“Itu edaran yang konsepnya diajukan oleh pihak Dinas Kesehatan untuk orang-orang, yang harapan dari kita semua masyarakat mau ber-vaksin ,dan mereka yang sudah daftar harus benar mau divaksin, kalau sudah mendaftar harus melaksanakannya,kalau sudah mendaftar mundur untuk vaksin akan dikenakan sanksi,” kata Yasin.

Bacaan Lainnya

“Kebetulan ada staf  Dinas Kesehatan menyodorkan konsep surat edaran yang sesuai dengan instruksi presiden untuk saya tanda tangani, lah wong yang tanda tangan saya kok di stempel dinas kesehatan kan lucu,” lanjutnya, Selasa (8/6/2021). Pihaknya pun sudah menegur dinas kesehatan tersebut.

Lanjutnya, surat berisi pemberitahuan ke pimpinan instansi pelayanan publik dan camat untuk melakukan sosialisasi atas Peraturan Presiden RI No 14 tahun 2021. Salahsatunya mengatur sanksi administratif bagi warga penolak vaksinasi Covid-19.

Surat edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Nganjuk bernomor 445/1357/411.303/2021 yang salah stempel menjadi viral di media sosial.

“Jadi kan setiap surat yang saya tandatangani kan masuk. Setelah itu mestinya kan turun, setelah turun dia (Dinkes) kan (semestinya) minta stempel sini. Tapi mungkin setelah turun dia langsung dibawa, distempel sana,”  tandas Yasin.

Yasin juga menjelaskan, pihaknya langsung merevisi surat tersebut.

Salah seorang tokoh masyarakat Nganjuk Wijaya pun menyayangkan kejadian tersebut. “Perlunya bertata kelola pemerintahan dengan tertib dan disiplin,orang orang menyandang ASN yang teledor dalam tertib beradministrasi harus di kaji lagi. Kan banyak jebolan sekolah pemerintahan yang profesional,” tegasnya. (Dhany)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60