Kemenko PMK Pastikan Pembelajaran Tatap Muka di Banyuwangi sesuai Prokes

Deputi Bidang Koordinasi Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama, Kemenko PMK, Agus Sartono meninjau langsung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Banyuwangi.

Banyuwangi, Jatim Hari Ini – Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengunjungi Banyuwangi.

Deputi Bidang Koordinasi Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama, Kemenko PMK, Agus Sartono meninjau langsung pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN 4 Pengajuran dan SMPN 3 Banyuwangi.

Bacaan Lainnya

Pihaknya melakukan monitoring dan evaluasi proses PTM terbatas di masa pandemi di Banyuwangi. Serta ingin memastikan hal itu diterapkan sesuai protokol kesehatan.

“Sejak dikeluarkanya SKB 4 menteri, banyak daerah termasuk Banyuwangi telah memulai PTM terbatas. Kami ingin melihat pelaksanaannya,” ungkap Agus.

Di Kabupaten Banyuwangi sendiri, sejak pertengahan Januari 2021 telah dilakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas. Hingga saat ini, seluruh sekolah penyelenggara pendidikan telah melaksanakan PTM terbatas. Rinciannya PAUD/TK ada 1.200 lembaga, SD 816 sekolah, dan SMP 202 sekolah dan juga SMA sederajat.

Agus menjelaskan, pembelajaran tatap muka ini sangat penting bagi anak. Sebab tatap muka dinilai sangat penting karena adanya interaksi antara guru dan siswa yang memang tidak bisa tergantikan.

“Interakasi guru dengan siswa sangat diperlukan. Untuk itu kami membolehkan PTM, namun dengan berbagai syarat yang cukup ketat untuk menghindari penularan virus corona. Kesehatan siswa dan guru tetap menjadi syarat utama,” ujarnya.

Dari hasil monitoringnya, dia menilai proses pembelajaran tatap muka terbatas di Banyuwangi telah menerapkan protokol kesehatan dengan baik. Dia juga memuji Banyuwangi telah mensyaratkan adanya sertifikasi standart prosedur kesehatan yang dikeluarkan oleh satgas covid 19.

“Dari keliling tadi, saya melihat pembelajaran tatap muka di Banyuwangi telah memenuhi protokol kesehatan. Kami berharap ini bisa terus dijaga hingga pandemi usai. Ini adalah upaya kita untuk menyiapkan generasi muda kita menjadi cerdas, sehat, dan aman,” kata dia. (idr)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60