Polda Jatim: Oknum Polisi di Kota Probolinggo Pengguna Sabu Segera Disidang Kode Etik

Ilustrasi topi polisi.

Probolinggo, Jatim Hari Ini – Kasus adanya anggota Polresta Probolinggo yang tertangkap menggunakan narkoba di Pasuruan pada (20/5/2021) ternyata berbuntut panjang.

Pihak Polda Jatim yang mengetahui kasus langsung mengambil langkah demi menyelamatkan nama baik kepolisian. Dengan memastikan pemberlakukan sidang kode etik terhadap anggota yang positif menggunakan narkoba.

Bacaan Lainnya

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan, adanya salah satu anggota Polresta Probolinggo yang kedapatan memakai narkoba jenis sabu pada bulan kemarin.

Penangkapan dilakukan oleh Satreskoba Polres Pasuruan ketika para anggota Polresta Probolinggo sedang berpesta narkoba di Villa Tretes Pasuruan.

Informasinya, sebanyak 3 anggota polisi yang diamankan. Sedangkan satu orang sipil perempuan. Penangkapan anggota polisi pemakai narkoba tersebut berbanding terbalik dengan semangat Polisi Republik Indonesia (POLRI) dalam berperang melawan narkoba.

“Anggota Polresta Probolinggo yang diamankan kemarin sudah diproses, tinggal pelaksanaan sidang kode etik,” ucapnya.

Menurutnya setelah dua minggu menjalani pemeriksaan, para anggota polisi tersebut tidak semuanya menggunakan Sabu-Sabu. Dalam pemeriksaan, ada sebagian orang yang ternyata tidak positif narkoba.

“Ada yang positif narkoba dan ada yang tidak,” ucapnya.

Gatot juga menjelaskan, bahwa proses penanganan hukum yang akan diberikan sudah sesuai hukum yang berjalan. Dengan proses penyelidikan di Propam Polresta Probolinggo.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Jauhari ketika ditemui, memberi penjelasan di depan beberapa organisasi masyarakat (ormas). Bahwa oknum yang bersangkutan sudah menjalani proses hukum yang sedang berjalan.

“Anggota yang kedapatan menggunakan narkoba kemarin, sekarang sedang dalam pembinaan mental dan fisik selama tiga bulan,” ucapnya.

Menurutnya, meski para anggota tersebut dalam pembinaan. Proses berjalannya hukum sesuai institusi juga tetap berlaku.

“Jabatannya sekarang berubah menjadi bintara, dan semua tingkah laku kesalahan yang dilakukan anggota tersebut saya kalkulasi, keputusannya nanti ketika sidang kode etik, anggota tersebut dipecat atau tidak,” tuturnya. (rdo)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60