ODGJ di Kota Probolinggo yang Kabur Ditemukan Tewas Mengapung di Sungai

Kondisi Slamet (25 tahun) warga Kelurahan Kedungasem Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo (3/6/2021).

Probolinggo, Jatim Hari Ini – Muhammad Slamet, warga Kelurahan Kedungasem Kecamatan Wonoasih Kota Probolinggo ditemukan tewas mengapung di Sungai Kedunggaleng.

Lelaki paruh baya tersebut mengalami gangguan jiwa dan sempat direhabilitasi di dinas setempat, sebelum diketahui meninggal.

Bacaan Lainnya

Kasatreskrim Polres Kota Probolinggo, AKP Heri Sugiono menyatakan, kematian Slamet tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan.

“Dari hasil olah TKP dan hasil visum menyimpulkannya bahwa korban tidak mengalami kekerasan, kemungkinan besar kematiannya karena tenggelam di sungai,” ucapnya.

Penemuan mayat pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak memancing di Kali Kedunggaleng. Tepatnya penemuan pukul 22.30 WIB. Pemancing yang menemukan mayat tersebut langsung melaporkan kepada warga desa yang lain. Dari pihak desa lanjut melaporkan kejadian kepada pihak Polsek Wonoasih.

Diketahui, Slamet adalah Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ). Dia sempat membuat heboh, lantaran sempat kabur ketika hendak direhabilitasi dengan cara merusak atap plafon penampungan Dinas Sosial Kota Probolinggo pada 27 Mei 2021.

Alasan lelaki malang tersebut direhabilitasi karena sering mengamuk dan mengancam orang disekitarnya. Terutama sering mengamuk di jalan raya. “Slamet tidak pulang rumah sudah 3 hari dan telah ditemukan tewas kemarin malam,” ungkap Kapolsek Wonoasih, Kompol Kuzaini.

Kabarnya, lelaki tersebut mulai mengalami gangguan jiwa ketika 2017 lalu. Slamet tersebut awalnya seorang lelaki sehat dan normal. Karena ditinggal oleh istrinya, dia mengalami gangguan kejiwaan, sampai sekarang ditemukan tewas. (rdo)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60