Khofifah Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Jatim Pasca Libur Panjang

Khofifah berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda Jatim dan seluruh Forkopimda Kabupaten/Kota melalui rapat virtual.

Surabaya, Jatim Hari Ini – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengantisipasi lonjakan Covid-19 di Jatim pasca libur panjang.

Untuk mengatasi hal tersebut, Khofifah pun berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda Jatim dan seluruh Forkopimda Kabupaten/Kota melalui rapat virtual, Rabu (2/6/2021).

Bacaan Lainnya

Gubernur meminta para bupati/walikota se-Jatim terus melakukan monitoring dan pemantauan perkembangan kasus harian Covid-19 di wilayahnya.

“Kalau Pak Menteri Kesehatan wanti-wantinya sampai dengan Akhir Juni bahkan Juli 2021. Karenanya, semua kepala daerah tiap hari harus memonitor perkembangan kasus Covid-19. Saat ini misalnya ada kenaikan BOR (Bed Occupancy Rate) dari 22% menjadi 24%,” ujar Khofifah.

Lanjutnya, pasca libur lebaran ini, masih banyak masyarakat yang melakukan silaturahmi syawalan dengan berkeliling ke satu tempat ke tempat lain. Untuk itu, diperlukan pengawalan pemantauan pengendalian secara komprehensif.

“Jangan pernah menganggap sepele jika terdapat kasus yang dianggap melandai, basis RTnya 95% hijau. Tetapi perlu diantisipasi bahwa silaturahmi syawalan masih berlangsung. Mereka berkelompok masih melakukan silaturahmi keliling,” terang Khofifah. (tik)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60