Masih Marak Penyalahgunaan Obat Terlarang oleh Remaja di Lumajang

Dinkes melakukan monitoring di apotek.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Penyalahgunaan obat-obatan terlarang masih marak terjadi di kalangan remaja Lumajang.

Sri Lestari, Kasi Kefarmasian Dinkes Lumajang menanggapi peredaran obat haram tersebut. Ia khawatir, bila dikonsumsi secara berlebih akan timbul efek berbahaya daripada narkoba.

Bacaan Lainnya

“Karena proses yang dihasilkan secara home industri serta sembunyi-bunyi, pemasok barang sulit dilacak,” ungkapnya saat dihubungi jatimhariini.com melalui pesan WhatsApp, Minggu (30/05/2021).

Lestari menegaskan, bila obat sejenis pil dextro, putih logo Y , serta PCC yang juga sering disalahgunakan, sudah tidak dijual di apotek.

“Semua sudah ada monev (monitoring dan evaluasi) rutin ke semua Apotik,” tegasnya.

Pasalnya, guna mencegah penyalagunaan obat-obatan tersebut, pemerintah dan BPOM terus berkoordinasi. Transaksi pembelian obat tertentu, harus melalui resep dokter. Sehingga penggunaan obat itu bisa diawasi dengan ketat.

“Laporan resep per bulan dan mutasi keluar-masuk barang obat kita awasi ketat,” imbuhnya.

Ia juga berharap peran orang tua sangat di butuhkan untuk menekan peredaran obat-obatan tersebut

“Pentingnya pengawasan keluarga dan lingkungan sekitar agar tidak terjerumus,” pungkasnya. (ted)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60