Pasukan TNI Yonipzipur 5/ABW Kerjakan Huntara Gelombang Kedua di Lumajang

Pembangunan huntara oleh pasukan TNI dari Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina (Yon Zipur 5/ABW) Kepanjen, Malang.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Sebanyak 27 unit hunian sementara (huntara) tahap pertama gelombang dua, mulai didirikan oleh pasukan TNI dari Batalyon Zeni Tempur 5/Arati Bhaya Wighina (Yon Zipur 5/ABW) Kepanjen, Malang.

Huntara untuk korban gempa tersebut dibangun di Dusun Ibu Rojo, Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Lumajang.

Bacaan Lainnya

Sejumlah 1 pleton personil dikirim ke lokasi pembangunan. Kemudian ditambah 100 prajurit TNI yang sebelumnya mengerjakan di Dusun Halimo, desa setempat. Hal ini untuk mempercepat pembangunan.

Dansi Kom Kima (BATHI) Serma Syarifuddin menjelaskan, untuk tambahan huntara, yang sebelumnya direncanakan ada 30 unit, berkurang menjadi 27 unit.

“Pembangunan dari 27 unit tersebut dikerjakan 25 unit oleh TNI, dan 2 unit dikerjakan relawan Banser,” jelasnya saat dikonfirmasi jatimhariini.com via telepon, Kamis (27/05/2021).

Menurut Syarifuddin, total ada 78 unit huntara yang selesai didirikan dari target 88 unit. Sisanya, 10 unit huntara belum selesai dikarenakan ada kendala teknis.  “Untuk kendala sendiri, mungkin pengiriman bahan material saja,”tambahnya.

Ia juga mengaku pembangunan tahap 2 ini tidak dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi, cuci, dan kakus (MCK) seperti bangunan huntara tahap 1. “Kami hanya membantu melaksanakan pembangunan saja,” ungkap Sersan Mayor tersebut.

Sementara itu,  pihaknya berharap dengan membangunkan huntara tersebut dapat memberi kenyamanan bagi para pengungsi yang rumahnya luluh-lantah akibat gempa, untuk sementara waktu.

“Semoga huntara ini bisa dipakai sementara oleh para pengungsi. Supaya memiliki tempat tinggal yang lebih layak ketimbang tinggal di bawah terpal,” pungkasnya. (ted)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60