Beredar Gambar Sindiran Maraknya Aksi Begal dan Jalan Rusak di Lumajang

Gambar sindirian untuk Lumajang yang beredar di media sosial. Tidak diketahui siapa pembuat gambar tersebut.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Aksi pembegalan terjadi beberapa kali di Kabupaten Lumajang dalam bulan ini. Maraknya aksi begal itu pun disindir oleh masyarakat melalui sebuah gambar.

“Selamat datang di Kota Lumajang. Banter kejeglong, Alon dibegal,” begitu tulisan dalam gambar tersebut. Disertai ilustrasi orang jatuh dari motor dan orang yang sedang dikejar begal.

Bacaan Lainnya

Tidak diketahui siapa pembuat gambar tersebut. Namun gambar itu sudah banyak beredar di whatsapp maupun facebook.

Seperti diketahui, selain marak aksi pembegalan, kondisi jalan utama di Kabupaten Lumajang juga tidak luput dari sorotan. Banyak ditemukan ruas jalan yang rusak. Ada yang berlubang maupun bergelombang.

Jalan yang rusak itu diantaranya mulai dari Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro sampai dengan wilayah Desa/Kecamatan Ranuyoso. Kondisi ini pun, dinilai membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas di jalan tersebut.

Bahkan ada warga yang secara swadaya menandai jalan yang rusak itu dengan cat. Utamanya di jalan rusak yang ada di Jalan Gatot Subroto Lumajang. Agar pengendara bisa lebih berhati-hati ketika melintas.

Menanggapi hal itu, salahsatu pemuda di Kabupaten Lumajang, Madan Yahya menyampaikan, kalau ingin menekan angka kriminalitas, khususnya begal, perlu dibuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya oleh pihak terkait.

“Kalau gak pingin ada begal, buka lapangan pekerjaan yang seluas-luasnya,” kata pemuda yang juga menjadi pengusaha tersebut pada jatimhariini.com, Senin (24/5/2021).

Menurutnya, terjadinya aksi pembegalan atau tindak kriminalitas yang lainnya, buntut karena permasalahan ekonomi. Ketika kebutuhan ekonomi masyarakat terpenuhi, kata dia, tentunya angka kriminalitas bisa sangat ditekan.

“Ketika masyarakat kecil itu bisa makan, perutnya tidak kosong, Insyallah saya pastikan seribu persen, tingkat kriminalitas itu menurun,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi pembegalan terakhir terjadi di Desa Buwek Kecamatan Randuagung, Rabu (19/5/2021), sekira pukul 19.30 WIB. Namun aksi pelaku berhasil digagalkan setelah korban, warga Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Probolinggo berani melawan.

Ia juga meminta kepada pihak berwenang segera memperbaiki jalan yang rusak. Agar masyarakat bisa nyaman dan aman ketika melintas di jalan tersebut.

“Jika jalan tersebut menjadi menjadi wewenang kabupaten, maka pihak Pemkab harus segera memperbaiki. Jika di jalan yang menjadi wewenang provinsi atau nasional, maka pihak yang bersangkutan yang perlu secepatnya memperbaiki,” pungkasnya. (fit/cho)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60