Pelaku Penusukan dan Perampasan Motor di Jalan Gajah Mada Lumajang Tertangkap

Pelaku diamankan di Polres Lumajang.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Kasus penusukan dan perampasan sepeda motor di Jalan Gajah Mada (Toga) pada Senin (26/4/2021) sekira pukul 00.00 WIB, yang menimpa YAD  warga Desa Kecamatan Padang berhasil diungkap oleh Tim Resmob Polres Lumajang bersama Unit Reskrim Polsek Kota dibantu Tim Jatanras Polda Jatim.

Paur Subbag Humas Polres Lumajang Ipda Andreas Shinta kepada media menyampaikan,  dalam pengungkapan itu petugas gabungan menangkap seorang pria muda berinisial EF (23), warga Desa Jribing Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kabupaten Probolinggo.

Bacaan Lainnya

EF ditangkap saat ditemukan tidur di posko Desa Tegalrandu, Kecamatan Klakah pada Rabu (19/5/2021) sekira pukul 02.30 WIB.

Karena melawan saat hendak ditangkap, oleh petugas EF ditindak tegas terukur pada salah satu kakinya. “Ditindak tegas karena melawan petugas,” ucapnya.

Dalam penangkapan itu turut diamankan 1 buah senjata tajam jenis celurit, 1 unit sepeda motor honda Vario Nopol L 6194 VE alat sarana, 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion Nopol P 5529 RT dan sejumlah barang lainnya.

Kepada petugas EF mengakui perbuatannya. Bahkan juga mengaku jika sebelumnya pernah melakukan pencurian sepeda motor jenis triseda  di wilayah hukum Polsek  Yosowilangun.

Dan sepeda motor Honda Supra Fit di Dusun Biting, Desa Kuterenon, Kecamatan Sukodono. EF mengaku tidak bekerja sendirian melainkan dibantu oleh temannya berinisial C yang tertangkap lebih dulu oleh petugas dan Z yang kini masih buron.

Identitas pelaku yang lain sudah dikantongi petugas dan saat ini masih dalam pencarian.”EF dijerat pasal 170 Sub 362 KUHP,” ungkapnya.

Seperti diketahui, kejadian bermula saat korban bersama temannya berada di jalan Gajah Mada tiba-tiba melintas didepannya 3 orang yang tidak dikenal dengan mengendarai sepeda motor honda vario warna merah.

Kala itu korban saling bepandangan dengan salah seorang pengendara sepeda motor tak dikenal itu, dalam jarak 10 meter orang tersebut berbalik arah menuju menghampiri korban sambil berkata, “Apa kok ling jelingan (apa kok melihat lihat).”

Korban menjawab, “Jek are ajeling beih (hanya melihat saja kok).”

Hal itu membuat 3 orang tak dikenal emosi salah satu OTD memukul teman korban. Sedang dua pelaku ada yang memukul korban juga ada yang menusuk korban menggunakan senjata tajam.

“Teman pelaku masih dalam pencarian petugas gabungan Mas,” pungkas Shinta. (rus/cho)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60