Kendaraan Bak Terbuka Masih jadi Angkutan Pilihan Selama Lebaran

Kendaraa bak terbuka digunakan untuk angkut orang selama lebaran.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Kendaraan bak terbuka masih menjadi pilihan untuk mengangkut orang selama lebaran Idul Fitri 1442 H, khususnya di wilayah pedesaan. Meski berbahaya dan dilarang, tidak sedikit warga yang abai akan larangan itu.

Salahsatunya, seperti mobil pikap yang ditemu jatimhariini.com di Jalan Desa Gesang menuju Desa Pulo, Kecamatan Tempeh.

Bacaan Lainnya

Kasat Lantas Polres Lumajang, AKP Bayu Halim Nugroho, SH, SIK ketika dihubungi jatimhariini.com menuturkan, jika pihaknya mendapati pengendara bak terbuka sedang mengangkut orang akan ditindak tegas dengan surat tilang.

Bukan itu saja, orang yang sedang diangkut akan diturunkan di tepi jalan. “Otomatis akan kita turunkan penumpangnya. Jika tidak diturunkan, seolah kita mengijinkan hal itu,” tutur AKP Bayu, Senin (17/5/2021).

Lanjut Kasat Lantas, sebelum dilakukan penilangan, pihaknya akan mengambil tindakan pencegahan dengan memberikan pemahaman. Hal itu dilakukan agar pengemudi memahami kesalahannya dan tidak mengulangi lagi di lain waktu.

“Kalau pengemudi bisa kooperatif dan mau dibina, tidak akan kita tilang. Tapi kalau ngotot terus ngeyel, terpaksa langsung kita tilang,” jelasnya.

AKP Bayu mengaku jika selama ini pihaknya masih belum bisa menjangkau hingga ke desa-desa untuk mengawasi penggunaan angkutan bak terbuka. “Kalau di desa masih ada toleransi, tapi jika kedapatan melintas di kota dan mengangkut orang langsung kita tindak,” tegasnya.

Larangan tersebut juga berlaku bagi pedagang sapi maupun kambing, yang mengangkut ternaknya menuju pasar hewan. Pedagang ternak diharapkan bisa mengatur sedemikian rupa ternaknya, sehingga ketika mengangkut ternak tidak lagi mengangkut orang.

“Bagaimana caranya, bak terbuka tidak boleh mengangkut orang,” pungkasnya. (rus)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60