Masyarakat Lumajang Diizinkan Gelar Shalat Idul Fitri di Masjid

Bupati Lumajang menggelar rapat koordinasi terkait pelaksaan Shalat Idul Fitri.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Masyarakat Lumajang diizinkan menggelar Shalat Idul Fitri di masjid maupun musholah.

Hal itu sesuai hasil koordinasi Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama Forkopimda, MUI, dewan masjid, dan sejumlah organisasi keagamaan di Ruang Mahameru Kantor Bupati Lumajang, Senin (10/5/2021).

Bacaan Lainnya

“Himbauan kita kepada masyarakat boleh menggunakan mushola atau tempat terbuka sebagai tempat pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Sekaligus untuk mengurai supaya masjid dapat melaksanakan Sholat Idul Fitri sesuai dengan kapasitas protokol kesehatan dan pelaksanaannya tertib,” ujar bupati.

Lanjutnya, sesuai Surat Edaran Menteri Agama dan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur, Sholat Idul Fitri bisa dilaksanakan dengan kapasitas 50 persen.

Bupati juga melarang masyarakat melaksanakan takbir keliling. Ia meminta masyarakat takbiran di mushola atau masjid. Namun juga dibatasi, maksimal 10 persen dari kapasitas masjid/mushola.

“Pelaksanaan takbir keliling berdasarkan rapat untuk tidak dilakukan, jadi takbir dilakukan di mushola dan masjid dengan soundsystem yang hanya ada di dalam mushola atau masjid,” ujarnya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lumajang KH. Achmad Hanif menambahkan, pelaksanaan Sholat Idul Fitri diharapkan diselenggarakan dalam jangka waktu yang singkat. Kemudian tidak diperkenankan berjabat tangan setelah sholat.

“Khotbah dan sholat diharapkan durasinya pendek, khotbah kami harapkan 7 menit, tapi syarat dan hukumnya diharapkan dipenuhi. Pelaksanaan sholatpun demikian, bacaan sholat menggunakan bacaan surat pendek,” ucapnya. (fit)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60