Diduga BLT Dipotong 50 Persen, Warga Ancam Lapor Polisi

Warga Desa Gandu Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk yang mengaku dana BLT-nya disunat.

Nganjuk, Jatim Hari Ini –  Ada dugaan pemotongan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar 50 persen di Desa Gandu Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk. Pemotongan dana BLT itu diduga dilakukan oknum perangkat desa setempat.

Warga setempat penerima BLT, Sarno (56) dan Arif (34) sama-sama mengaku, seharusnya menerima uang Rp 600 ribu tiap periode. Akan tetapi hanya Rp 300 ribu saja.

Bacaan Lainnya

“Saat itu Ketua RT mengambil yang Rp 300 ribu, entah untuk apa uangnya saya gak paham,” kata Sarno saat ditemui Jatimhariini.com di kediamannya, Senin (10/5/2021).

Terkait pemotongan dana BLT tersebut, pria yang bekerja sebagai buruh itu sebetulnya merasa keberatan dan tidak terima. Namun dirinya memilih diam dan tidak melakukan apa-apa. Khawatir namanya dicoret dari daftar penerima manfaat.

Atas kejadian tersebut, mereka akan mengadukan permasalahan itu ke aparat penegak hukum bersama warga lainnya yang sama-sama disunat bantuannya.

Sementara, Kepala Dusun Gandu, Warsito ketika berusaha dikonfirmasi perihal ini, tidak mau memberikan jawaban. Bahkan dia tidak berkenan menerima kehadiran wartawan di rumahnya. (rio/dhan)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60