Produk Mamin Kadaluarsa Ditemukan Beredar di Kabupaten Lumajang

Petugas gabungan melakukan sidak.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H, petugas gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah toko di Kabupaten Lumajang. Sidak dilakukan untuk mengantisipasi adanya produk makanan minuman (mamin) yang tak layak edar.

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah produk kadaluarsa yang masih diperjualbelikan. Sidak dilakukan petugas dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Dinas Perdagangan (Dindag), Kepolisian, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Bacaan Lainnya

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Indah Kusumawati mengatakan, sidak tersebut telah dilakukan sejak awal Ramadhan.

“Kami juga sidak di pasar tradisional,” katanya saat dikonfirmasi awak media Jatimhariini.com, Sabtu (09/05/2021).

Indah menjelaskan, hal itu dilakukan untuk memastikan bahwa produk makanan dan minuman yang dijual benar-benar aman dari sisi kesehatannya.

Total ada sekitar 600 produk yang diamankan. Tidak hanya dari mamin, tapi juga obat-obatan dan kosmetik.

“Ada yang memiliki PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) tapi masa operasional atau izinnya sudah melewati tahun. Barang yang disita sudah ada 600 jenis lebih baik dari mamin, obat, dan kosmetik,” imbuhnya.

Kemudian, pihaknya membawa produk yang tidak memenuhi persyaratan itu dan ditindaklanjuti untuk mengawasi lebih lanjut.

“Kami ambil yang tidak memenuhi persyaratan, dan juga menghimbau tidak ditaruh di rak sehingga tidak dibeli masyarakat. Sementara pembinaan ini akan ditindaklanjuti dengan pengawasan. Bahkan ada produk dari luar lumajang tidak ada ijin PIRT,” terangnya.

Pihaknya pun berharap masyarakat Lumajang lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman jelang lebaran atau Hari Raya Idul Fitri. Seperti di antaranya, untuk memperhatikan tanggal kadaluwarsa dan kemasan. (ted)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60