Pemdes Semambung Wonoayu bersama Aktivis Lingkungan Bersihkan Sampah di TPST

Kegiatan pembersihan sampah di TPST desa Semambung Wonoayu.

Sidoarjo, Jatim Hari Ini – Dalam rangka menciptakan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat, Pemerintah Desa (Pemdes) Semambung Kecamatan Wonoayu bersama Aktivis Lingkungan menggelar aksi bersih-bersih sampah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST).

Gerakan bersih-bersih sampah ini menyusul adanya keluhan sebagian warga terkait keberadaan sampah menumpuk di TPST desa setempat, sehingga dikwatirkan dapat menimbulkan wabah penyakit.

Bacaan Lainnya

Selaku Aktivis lingkungan Desa Semambung, H Sidik mengatakan, sampah yang terkumpul di TPST diangkut menggunakan mobil truk DLHK Sidoarjo menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Jabon.

Sehingga, nantinya sampah-sampah yang terproduksi setiap hari dari warga masyarakat bisa teratur. Terlebih lagi di musim penghujan tiba dimana sampah kalau tidak segera dibersihkan bisa menimbulkan penyakit.

“Dengan cara seperti ini, bukan hanya teratur, tapi juga untuk menghindari penyakit, dan yang jelas menjadikan lingkungan menjadi bersih,” ujar H Sidik, Sabtu (8/5/2021)

Kendati tidak sedikit memakan biaya, namun sebagai inisiator peduli lingkungan yang bersih dan sehat, ayah kandung Kades Semambung ini tidak segan–segan mengeluarkan dana pribadinya untuk membayar semua ongkos pembuangan sampah yang menumpuk di TPST tersebut.

Sampah yang menumpuk diangkut ke TPA Jabon sebanyak 23 mobil truk, sedangkan biaya per satu mobil truk berkisar Rp 200 ribuan.

“Masalah sampah dan kebersihan lingkungan bukan saja menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi menjadi tanggungjawab kita semua agar tercipta lingkungan bersih, sehat dan bebas dari sampah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Semambung Naning Andriar SE, menyampaikan, pihaknya mendukung gerakan yang berkaitan dengan kebersihan, kesehatan serta berkomitmen mengedukasi serta terus mengajak warganya agar peduli lingkungan.

Melalui gerakan peduli lingkungan ini, ia mengimbau kepada seluruh perangkat desa agar selalu menjadi pelopor dan menjadi agen perubahan untuk memajukan masyarakat desa setempat.

“Kami juga mengajak kepada semua masyarakat, untuk menumbuhkan rasa peduli akan kebersihan dari sampah-sampah yang selama ini terabaikan,” ujar Naning Andriar.

Pantauan di lokasi, nampak terlihat tidak ada lagi sampah menumpuk di TPST, kondisi lokasi TPST sudah terlihat bersih, masyarakat desa setempat pun tidak lagi khawatir akan dampak penyakit akibat dari sampah yang menumpuk. (jum/cho)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60