Bupati Sidoarjo Serahkan Bantuan Dampak Covid-19 untuk Warga Kelurahan

Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor Ali, menyerahkan bantuan kepada warga.

Sidoarjo, Jatim Hari Ini – Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) menyerahkan bantuan untuk warga kelurahan se-Kabupaten Sidoarjo yang terdampak Covid-19. Karena selama ini hanya warga desa saja yang mendapat bantuan dampak Covid-19.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh bupati di Kelurahan Geluran Kecamatan Taman dan Kelurahan Tambakkemeraan Kecamatan Krian, Sabtu (8/5/2021).

Bacaan Lainnya

Kepala Sub Bagian Bina Pemerintahan Kecamatan, Vira Murti Krida Laksmi, S,STP mengatakan, bantuan ini serentak diserahkan di 27 kelurahan se- Kabupaten Sidoarjo.

Lanjutnya, harusnya ada 28 kelurahan, hanya saja satu kelurahan tertinggal karena ada kekosongan pimpinan. Jadi belum bisa mencairkan dan ini akan segera menyusul minggu depan.

“Ada 100 orang penerima bantuan manfaat ini pada masing–masing kelurahan, jadi total ada 2.800 orang dari kelurahan se-Kabupaten Sidoarjo yang menerima bantuan manfaat penanganan Covid-19 ini,” jelasnya.

Masih menurut Vira, penerima manfaat hari ini, diluar dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DPKS), yang telah terdafta di Dinas Sosial.

Bupati Sidoarjo, Gus Muhdlor, menghimbau untuk Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) untuk memperkuat DPKS-nya. Diluar data DPKS ini akan diupayakan juga untuk menerima bantuan, bukan masalah nilainya tapi bentuk perhatian Bupati dan Wakil Bupatinya terhadap masyarakat.

Gus Muhdlor juga  menekankan kepada kepala kelurahan untuk SLRT ini dijalankan dengan bagus, trutama untuk validasinya sehingga yang tidak mendapatkan BPNT, BLT, dan PKH bisa diusulkan.

“Untuk bantuan penerima manfaat ini akan dicairkan per bulan hingga bulan Desember 2021,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Muhdlor terkait pelaksanaan idul fitri, memohon masyarakat untuk tetap kompak dan Bersatu. Bagaimana caranya  sholat Idul Fitri jangan sampai gagal seperti tahun lalu.

Sholat idul fitri tetap dilaksanakan asal dengan protokol kesehatan yang ketat. Kalau dilaksanakan di Masjid jamaahnya jangan lebih dari 50 persen. Jika lebih bisa dialihkan ke Mushala, atau tempat lain. (jum/cho)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60