Pemkab Lumajang Minta Masyarakat Patuhi Larangan Buka Bersama dan Halal Bihalal dari Mendagri

Surat edaran dari Mendagri.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Pemerintah pusat mengeluarkan surat edaran melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadhan dan Pelarangan Open House/Halal Bihalal Pada Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah/2021.

Terkait surat edaran tersebut, Sekertaris Daerah Kabupaten Lumajang Agus Triyono mengatakan, sebelum surat edaran itu turun, pihaknya sudah melaksanakan pembatasan kegiatan masyarakat.

Bacaan Lainnya

Hal itu, untuk mengantisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 yang ada di Kabupaten Lumajang. Jika ada kegiatan nantinya, itu pun harus di batasi sesuai aturan.

“Sebelum surat edaran di turunkan, pemerintah Kabupaten Lumajang. Sudah tidak pernah mengadakan acara buka bersama bahkan halal bi halal, tetapi dalam situasi saat ini, pasti kegiatan itu selalu ada, tapi harus di batasi sesuai aturan,” katanya saat dihubungi wartawan jatimhariini.com, Rabu (05/05/2021).

Jika di lihat 2 poin isi surat edaran dari Menteri Dalam Negeri, menurutnya, kegiatan ramadan dan idul fitri, pastinya akan terjadi kasus lonjakan kasus positif Covid-19. Maka dari itu, semua masyarakat tetap harus di himbau taat prokes, agar tidak ada peningkatan kasus penularan Covid-19.

“Jika merujuk kepada perayaan Idul Fitri dan perayaan agama sebelumnya, pasti ada lonjakan kasus covid19. Iya, kita ikuti saja ketentuan pusat,” tuturnya.

Ia menambahkan, juga harus mengantisipasi dan menghimbau mereka agar selalu taat aturan pemerintah, baik di masyarakat maupun aparatur sipil negara (ASN). Apalagi, Hari Raya Idul Fitri tinggal menghitung hari, aktifitas masyarakat pasti meningkat melakukkan kegiatan silahtrumi ke tetangga maupun keluarga yang sudah mengakar dari dulu.

“Kami juga selaku pemerintah juga  tidak bosan menghimbau dan menginggatkan prokes di masyarakat, beberapa hari lagi juga menjelang Hari Raya Idul Fitri pasti banyak kegiatan di lingkungan masyarakat untuk melakukan silahturami ke sanak saudara,” imbuhnya.

Sementara itu, untuk pedagang sendiri, pihaknya terus menghimbau sesuai surat edaran tersebut. Dan juga tetap menghimbau tentang taat protokol kesehatan 3 M.

“Tidak ada penindakan dan larangan, cuma himbauan saja. Kasian mereka cari makan dengan cara yang benar, lagi pula biar perekonomian bergerak, yang penting semua pihak mematuhi prokes,” pungkasnya. (ted)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60