Madu Mongso, Kue Tradisional Andalan Saat Lebaran di Lumajang

Sudamiyanti membuat jajanan tradisional madu mongso.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Hari Raya Idul Fitri merupakan momen di mana umat Islam merayakan hari kemenengan setelah melakukan puasa selama satu bulan penuh. Kemudian diikuti kegiatan silaturahmi bersama teman maupun keluarga.

Meski suasana lebaran akan terasa berbeda karena pandemi Covid-19, Sudamiyanti tetap membuat jajanan tradisional madu mongso. Dikarenakan menjadi salah satu kue tradisional favorit di kala lebaran.

Bacaan Lainnya

“Enggak enak mas, rasanya kalau tidak ada hidangan madu mongso di meja saat lebaran. Setiap tahun jika ada tamu datang berkunjung selalu tanya madu mongso,” kata nenek tiga cucu ini.

Sudamiyanti menjelaskan, untuk membuat kue madu mongso harus telaten. Sebab untuk mengukus dibutuhkan waktu paling lama tiga hari.  Kue harus di fermentasi dulu, dari ketan hitam menjadi tape.

“Sebelum dimasak harus disiapkan bahan lainnya seperti gula kelapa, santen kelapa serta ketan,” ujar nenek 62 tahun warga Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Lumajang saat dikonfirmasi jatimhariini.com, ( 04/05/2021 ).

Ia menambahkan,  jika jajanan tradisional buatanya ini, merupakan resep yang diwariskan secara turun temurun oleh keluarganya. Ia berharap kelak resep ini bisa diteruskan oleh dua anak perempuannya yang saat ini mulai belajar membuat kue tradisional madu mongso.

“Resep ini sudah diturunkan dari nenek buyut, saya juga berharap nantinya agar jajanan tradisional saat lebaran ini tidak hilang,” pungkasnya. (ted)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60