Wanita yang Terlibat Aksi Pembegalan di Lumajang Mengaku Sakit Hati Terhadap Korban

Kapolres Lumajang bersama wanita yang terlibat aksi pembegalan.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Nurhayati, seorang wanita yang terlibat aksi pembegalan di tempat Wisata Ranu Klakah, Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah pada Juli 2020 lalu, memberi pengakuan mengejutkan.

Nurhayati ternyata sudah kenal dengan korban dan menjadi umpan dalam aksi pembegalan itu. Pengakuan tersebut Ia utarakan di hadapan Kapolres Lumajang saat Pers Release, Jumat (30/4/2021).

Bacaan Lainnya

Dia mengaku, dipaksa oleh pelaku lainnya untuk menjerat korban agar menuju ke lokasi yang telah ditentukan. Setelah korban berada di lokasi, pelaku lain langsung melakukan eksekusi terhadap korban.

“Saat kejadian, Saya lari. Saya dipaksa sama yang kabur itu,” jelasnya.

Ketika ditanya apa hubungan pelaku dengan korban, Ia mengatakan jika dirinya pernah menjalin asmara dengan korban, namun sudah putus. Ia juga mengatakan sakit hati kepada korban.

“Itu mantanmu?, kamu sakit hati dengan korban?,” tanya Kapolres Lumajang. “Iya,” jawab pelaku singkat.

Dirinya mengaku dijanjikan dapat bagian sebesar Rp 700 ribu dalam aksi pembegalan itu. Namun Ia masih belum menerima uang tersebut.

“Belum dapat apa-apa, hanya dijanjikan dapat bagian sebesar Rp 700 ribu,” kata Nurhayati yang mengaku telah menyandang status janda kepada sejumlah awak media.

Sementara 2 pelaku yang diringkus lebih dulu oleh polisi, menurutnya sudah mendapat bagian sekitar Rp 500 ribu dari pelaku lainnya bernama Ari, selaku otak pembegalan tersebut. Kini Ari masih menjadi buronan polisi. (rus)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60