Pemilik Kayu Jati Curian di Lumajang Mengaku Beli dari Warga Desa Dampar

Kapolres bersama pelaku saat pers rilis.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Pemilik gudang di Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang yang menyimpan 150 balok dan 1 gelondong kayu jati curian berinisial ZA mengaku beli kayu itu dari warga Desa Dampar, Kecamatan Pasirian.

Pengakuan tersebut ia sampaikan di hadapan Kapolres Lumajang dan awak media saat jumpa pers, Jumat (30/4/2021).

Bacaan Lainnya

Ketika ditanya siapa nama yang jual kayu itu, Ia mengatakan banyak. “Banyak ndan, namanya ada di penyidik,” jawabnya tanpa menyebut nama seorang pun.

Ia menjelaskan jika dirinya membeli kayu jati curian itu dalam bentuk balokan, sedangkan 1 gelondong rencananya akan dibuat meja yang dipakai sendiri. Harga perbalok ia beli seharga Rp 90 ribu, setelah diolah akan dijual dalam bentuk kusen dengan harga Rp 150 ribu rupiah.

Ia mengaku tugasnya hanya membeli kayu tersebut. Sedangkan yang memiliki pasar dan bertugas untuk menjual hasil olahan kayu jati tersebut adalah sopirnya, yang belum tertangkap.

Ditanya menggunakan kendaraan apa dirinya mengangkut kayu jati tersebut hingga sampai di gudang miliknya, ia menjawab pakai truk dan langsung mengubah jawabannya dengan menyebut pikap.

Kapolres Lumajang, AKBP Eka Yekti Hananto Seno, SIK., MSi. jika pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa 150 balok dan 1 gelondong kayu jati yang diamankan di dalam gudang Tempat Penitipan Kayu (TPK).

sedangkan kendaraan yang digunakan pelaku untuk mengangkut kayu jati curian itu masih belum jelas keberadaannya. “Pelaku dikenakan pasal menyimpan, kendaraannya masih kita cari. Kayunya itu ditemukan di gudang,” pungkasnya. (rus)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60