Beras BPNT di Probolinggo Diduga Tak Layak, PCPM Nusantara Siap Surati Kemensos

Adianto, Ketua PCPM Nusantara mempersiapkan surat laporan permasalahan penyaluran program BPNT ke Kementrian Sosial RI.

Probolinggo, Jatim Hari Ini – Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo menuai protes. Seperti yang disampaikan oleh SN, salahsatu warga Desa Talkandang yang menyatakan kecewa. Pasalnya beras yang diterimanya bermutu jelek hingga tak layak untuk dikonsumsi. Hal ini juga menuai kecaman dari beberapa pihak.

Adianto, selaku Ketua Umum PCPM Nusantara Probolinggo yang juga salahsatu pegiat sosial asal Kecamatan Kotaanyar ikut menyikapi persoalan tersebut. Melalui lembaganya, akan mengadukan hal ini pada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI serta segera melayangkan surat laporan pada Kementrian Sosial di Jakarta.

Bacaan Lainnya

Disamping kondisi beras yang bermutu jelek, sembako BPNT ini juga diberikan dalam bentuk paket sehingga KPM tidak mempunyai pilihan menentukan kebutuhanya.

“Padahal model penyaluran bantuan pangan non tunai dengan sistem paket ini diduga menyalahi aturan yang ada. Baik Permensos nomor 20 tahun 2020 maupun Pedoman Umum (Pedum) program sembako,” ujar Adianto saat dihubungi jatimhariini.com, Rabu (28/4/2021).

Sementara Muhammad Arif, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo belum berhasil dikonfirmasi terkait persoalan ini. Jatimhariini.com sudah menghubunginya via telepon namun tidak diangkat. Pesan whatsapp yang dikirim padanya juga belum dibalas. (zai)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60