Pesan Bupati Sidoarjo Tak Digubris, Ada Proyek ‘Siluman’ di Kantor Desa Kedung Kembar

Proyek MCK di pojok Kantor Desa Kedung Kembar.

Sidoarjo, Jatim Hari Ini – Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) sudah berpesan kepada seluruh kepala desa (kades) agar memasang papan proyek pada setiap kegiatan pembangunan desa.

Hal tersebut sebagai bentuk transparansi publik. Pesan itu disampaikan usai melantik ratusan kades terpilih di Pendopo Delta Wibawa beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Ironisnya, pesan itu nampaknya tidak digubris oleh Kades Kedung Kembar Kecamatan Prambon. Pasalnya proyek pembangunan fasilitas umum berupa tempat mandi, cuci, dan kakus (MCK) di sebelah kantor desa setempat tidak dilengkapi dengan papan informasi proyek atau ‘siluman’.

Kepala Desa Kedung Kembar, Arieska David, S ketika dikonfirmasi mengatakan, pembangunan MCK itu bersumber dari dana desa (DD) tahun 2021. Saat disinggung berapa jumlah anggaranya, Ia mengaku tidak mengetahui besarannya.

“Soal besar anggaranya, saya tidak tau mas, yang tau ya perangkat desa,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (27/4/2021).

Menurut Arieska David, pemasangan papan proyek menunggu pekerjaan selesai 100 persen. “Nanti kalau sudah selesai semua kita pasang kok mas,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu warga setempat berinisial AS menyebut, sesuai aturan pelaksanaan proyek pembangunan yang menggunakan uang negara wajib memasang papan informasi proyek.

Sehingga jika salah satu syarat utama ini tidak terpenuhi, menurutnya pekerjaan tersebut patut dipertanyakan dan melanggar aturan yang ada.

“Bahwa dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 54 tahun 2010 dan Perpres No 70 tahu 2012, tertuang terkait kewajiban memasang papan nama proyek. Serta, dalam aturan tersebut mengatur regulasi setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek,” ujar AS.

AS menjelaskan, pada papan nama proyek tersebut di antaranya akan memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak. Serta jangka waktu atau lama pengerjaan proyek tersebut.

“Tak memasang papan informasi proyek, juga bisa disangka menyalahi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP),” tandasnya. (jum/cho) 



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60