ABK asal Probolinggo Pulang Tak Bernyawa, Keluarga Minta Jenazah Diotopsi

Ilustrasi. (Sumber: sumbarkita.id)

Probolinggo, Jatim Hari Ini – Malang nasib Antonius Heriawan, seorang Anak Buah Kapal alias ABK, warga Mayangan Probolinggo. Ia dipulangkan ke tanah air dalam keadaan tidak bernyawa melalui jalur udara, Bandara Juanda.

Sebelumnya ABK berusia 56 tahun itu sehari-hari berada di sekitar perairan Laut Timor Timor. Dia bekerja di kapal ikan berbendera Republik Rakyat Tingkok (RRT).

Bacaan Lainnya

Namun saat dipulangkan ke tanah air, keluarga merasa ada hal yang janggal. Sebab pihak perusahaan tidak melakukan proses penyerahan kepada keluarga. Hanya menerangkan penyebab kematian.

Akhirnya pihak keluarga berniat mengusut penyebab kematian Antonius. Jenazah Antonius sekarang dititipkan di Rumah Sakit dr Mohammad Saleh.

Supriyadi, kuasa hukum keluarga almarhum menjelaskan, sebelum Antonius meninggal keluarga curiga ada hal yang tak beres. Sebab sebelum meninggal pihak keluarga sempat melakukan komunikasi via telfon dengan Antonius, tepatnya 31 Maret 2021.

“Saat itu Antonius bilang sakit tapi gak jelasin sakit apa,” katanya.

Selang 14 hari kemudian, pihak keluarga justru mendapat kabar duka. Pihak perusahaan mengatakan Antonius sudah menghembuskan nafas terakhir pada 7 hari lalu.

“Malah selang 7 hari setelah meninggal pihak perusahaan baru dapat telfon dari pihak kapal. Mereka meminta izin untuk melarungkan jenazah di laut,” ujarnya.

Pihak keluarga tentu menolak tawaran itu. Pihak keluarga memohon agar jenazah Antonius dibawa ke rumah duka dan dimakamkan di Probolinggo. Keinginan pihak keluarga akhirnya dituruti.

Tapi sayangnya, saat tiba di tanah air pihak keluarga kembali merasakan ada hal yang janggal. Pasalnya pihak perusahaan tidak menerima riwayat penyakit Antonius hingga menyebabkan meninggal dunia.

Lantaran itu pihak keluarga berniat untuk menyelidiki kematian Antonius. Pihak keluarga lebih memilih menitipkan jenazah di RS Mohammad Saleh terlebih dahulu ketimbang langsung dikebumikan.

“Pihak keluarga gak terima dan berniat membawa kasus ini ke jalur hukum,” terangnya.

Kini pihak keluarga ingin segera melakukan otopsi pada jenazah Antonius. Supriyadi sebagai kuasa hukum keluarga Antonius juga telah melakukan koordinasi dengan pihak polisi untuk mengawal kasus ini.

“Rencana besok (27/4/2021) jenazah mau diotopsi oleh Dokkes Polda Jatim tapi belum pasti lokasinya apakah di RS dr Mohammad Soleh atau RS lain,” terangnya. (rdo)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60