Pedagang Takjil di Lumajang Mengaku Omzet Tahun Ini Menurun

Salahsatu pedagang takjil di Kabupaten Lumajang.

Lumajang, Jatim Hari Ini – Pedagang makanan dan minuman untuk berbuka puasa atau takjil mengeluh di Ramadan kali ini. Mereka mengaku omzet tahun ini menurun dari sebelumnya.

Seperti diakui salahsatu pedagang di Pasar Pasirian, Yuliati (33). Sudah hampir dua minggu Ramadan berjalan, omzet hariannya tidak sebagus Ramadan sebelumnya. Padahal tahun sebelumnya, momen Ramadan memberi keuntungan lebih bagi penjual takjil.

Bacaan Lainnya

Diakuinya, penyebab menurunnya daya beli masyarakat karena dampak pandemi Covid-19. Pendapatan hanya 25 persen dari Ramadan sebelumnya.

“Hasil jualan rata-rata kurang lebih Rp 300 ribu per hari,’’ ujarnya pada Jatimhariini.com, Minggu (25/4/2021).

Hal sama juga diakui penjual takjil di kawasan Jalam Suwanda, Widyawati (28). Ia mengaku, keuntungan dari hasil penjualannya pada awal Ramadan sampai sekarang tidak sebanyak dulu.

Namun ibu dua anak tersebut tetap bersyukur. Menurutnya, saat pandemi ini, masyarakat cenderung lebih memilih memasak sendiri di rumah.

“Memang omzet dagangan saat ini sedang tidak bagus mas, tetapi tetap saya syukuri. Kemungkinan banyak warga saat ini memasak di rumah terlebih banyak pembeli yang mengaku pekerjaan saat ini sepi,” ujarnya sambil tertunduk lesu.

Ia pun berharap di sisa Ramadan ini, omzet penjualannya bisa meningkat. Karena mereka pedagang musiman. Hanya berjualan di bulan Ramadan saja. (ted)



banner 468x60

Pos terkait

banner 468x60